MALANG KOTA – SMAK Kolese Santo Yusup (Kosayu) Malang kembali menghadirkan Expo Perguruan Tinggi. Ajang yang sudah memasuki tahun ke-28 itu digelar pada 4-5 September 2026. dihadiri oleh 1292 siswa Kosayu dan SMA se-kota Malang.
Waka Humas SMAK Kosayu Malang Ockta Christy mengatakan, pihaknya menghadirkan lebih banyak perguruan tinggi kali ini. Jumlahnya mencapai 74 perguruan tinggi, termasuk lembaga-lembaga yang berkaitan dengan pendidikan tingkat lanjut.
”Yang berpartisipasi macam-macam. Mulai Universitas Ciputra, Binus University, Ubaya, Ottimmo International, hingga Monash University,” sebut Ockta. Perwakilan dari kampus yang datang melakukan sosialisasi terkait program-program di perguruan tinggi masing-masing.
Baca Juga: Persiapan TKA SMA/SMK Digeber Pihak Sekolah sejak Awal Semester
Selain itu, pihak kampus juga meminta nilai para siswa dari kelas 10 sampai kelas 12. ”Jika dirasa ada siswa yang nilainya sesuai, akan diberi undangan. Jadi sosialisasi yang diberikan lebih spesifik,” tegasnya.
Ketua Pelaksana Expo Perguruan Tinggi XXVIII Dwi Indahwati berharap kegiatan ini memberi informasi kepada para siswa. Terutama yang berkaitan dengan persyaratan untuk masuk ke perguruan tinggi. ”Jadi informasi tidak hanya dari para guru saja,” ucap Dwi.
Salah satu siswa dari kelas 12 yakni Matthew Alvin Lim mengaku terbantu dengan Expo Perguruan Tinggi XXVIII. Dia sudah mengikuti expo sejak kelas 10. ”Saya sendiri ingin ke Shanghai atau Singhua University. Lewat expo yang digelar, saya jadi tau persyaratan di perguruan tinggi,” ungkap dia.
Pada awalnnya Ekspo ini diadakan oleh SMAK Kosayu dengan tujuan memberi kesempatan siswa kelas 12 melihat pilhan pendidikan lanjut. Di setidaknya 4 tahun terakhir event ini dibuka untuk semua angkatan agar mereka mempunyai pandangan lebih luas untuk memilih jurusan.
Terutama untuk kelas 10, bisa lebih yakin menentukan mata pelajaran pilihan yang ditawarkan dalam kurikulum Kosayu saat naik kelas nanti. Ekspo Perguruan Tinggi tahunan ini menjadi nilai tambah bagi pendidikan SMAK Kosayu dalam mempersembahkan pendidikan dan pembentukan karakter berkualitas.
Baca Juga: Kebutuhan Lahan untuk Sekolah Rakyat di Kota Malang Kurang 0,6 Hektare
Editor : Aditya Novrian