MALANG KOTA, RADAR MALANG – Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Sukun kembali digelar untuk memperkuat kemampuan literasi dan penulisan di lingkungan sekolah. Program yang digagas Jawa Pos Radar Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang tersebut mendorong guru tidak hanya memahami jurnalistik, tetapi juga menghasilkan karya tulis.
Program diklat itu telah berjalan sejak 2023. Salah satu hasilnya terlihat pada 2025 ketika 25 guru SD dan MI Kecamatan Sukun menerbitkan buku antologi berjudul “Pena Tajam Lawan Tirani”. Buku tersebut diluncurkan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN).
Guru Didorong Aktif Berkarya
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru SD/MI se-Kecamatan Blimbing Bachtiar Eko S. mengatakan, penguatan literasi bagi guru akan terus didorong melalui kegiatan serupa. Targetnya tidak hanya meningkatkan kemampuan menulis, tetapi juga mendorong lahirnya karya yang dapat dipublikasikan.
“Kami bersama Disdikbud Kota Malang akan terus menggaungkan literasi untuk para guru. Untuk menuju Kota Malang menjadi kota yang berliterat dan memiliki karya buku yang ber-ISBN,” tegasnya.
Menurut dia, kemampuan menulis dapat dimanfaatkan guru untuk mendokumentasikan berbagai kegiatan dan praktik baik di sekolah. Karya tersebut juga dapat dikembangkan menjadi konten informasi yang dikelola secara mandiri oleh sekolah.
Peserta Belajar Menulis Berita
Dalam diklat tersebut, peserta akan mendapat materi mengenai teknik menulis berita secara sederhana dan mudah diterapkan. Materi jurnalistik dijadwalkan disampaikan Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.
Guru juga akan diajak mempraktikkan penulisan berita untuk kebutuhan konten media sosial sekolah. Selain kemampuan menulis, materi mencakup penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam menerima tamu dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun wartawan.
Pembekalan tersebut diarahkan agar sekolah memiliki pemahaman dasar dalam menyusun informasi sekaligus menghadapi kebutuhan komunikasi dengan pihak eksternal.
Disiapkan Program Buku Antologi
Selain materi jurnalistik, penyelenggara menggandeng penulis dari PT Cita Intrans Selaras, Wawan Sulthon Fauzi, M.Pd., serta Kepala Editor Penerbit PT Cita Intrans Selaras, Uni Ruchul Janah.
Keduanya dijadwalkan memberikan materi sekaligus membantu merancang program penerbitan buku antologi bagi peserta. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong guru menghasilkan karya tulis yang dapat dihimpun dalam satu buku.
Bagi sekolah yang berminat mengikuti diklat, penyelenggara menyediakan paket peserta dengan biaya Rp 450 ribu. Fasilitas yang ditawarkan meliputi buku antologi ber-ISBN, sertifikat yang ditandatangani Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana, serta konsumsi selama kegiatan.
Informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui tautan yang disediakan panitia atau dengan menghubungi kontak penyelenggara di https://bit.ly/DiklatSukun2026. Atau menghubungi Amel 0858 5168 6917 atau Imel 0812 2583 7639.
Editor : Aditya Novrian