Bukan Sekadar Bersih, Lomba Kelas SDN Lowokwaru 2 Punya 60 Indikator

Aditya Novrian • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 13:32 WIB
TERBAIK : Para juri lomba kebersihan kelas yang diadakan SDN Lowokwaru 2 Kota Malang, Jumat (4/9).
TERBAIK : Para juri lomba kebersihan kelas yang diadakan SDN Lowokwaru 2 Kota Malang, Jumat (4/9).

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Ada cara berbeda yang dilakukan SDN Lowokwaru 2 Kota Malang untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Memasuki tahun ajaran 2026/2027, sekolah menggelar lomba kebersihan dan kerapian kelas. Penilaian tidak sekadar melihat kondisi ruang kelas, tetapi menggunakan 60 indikator.

Kegiatan tersebut digelar pada awal tahun ajaran agar siswa dapat menikmati hasil penataan kelas selama satu tahun ke depan. Setiap kelas diberi kebebasan untuk berkreasi dan mendekorasi ruangannya. Tidak ada ketentuan khusus mengenai konsep dekorasi yang digunakan.

Enam Puluh Indikator Jadi Acuan

Meski bebas berkreasi, setiap kelas tetap harus memenuhi sejumlah indikator penilaian. Juri menilai berbagai aspek, mulai data kelas, kelengkapan peralatan, hingga keberadaan pameran karya siswa.

Administrasi guru juga masuk dalam penilaian. Dengan begitu, lomba tidak hanya mendorong siswa menjaga kebersihan dan kerapian ruang belajar, tetapi juga melihat kesiapan kelas sebagai lingkungan pembelajaran.

FOKUS : Proses penilaian yang dilakukan di tiap sudut kelas SDN Lowokwaru 2 Kota Malang.
FOKUS : Proses penilaian yang dilakukan di tiap sudut kelas SDN Lowokwaru 2 Kota Malang.

 

Pengawas SD wilayah Lowokwaru yang menjadi salah satu juri, Sriah SPd MPd, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran siswa untuk menjaga lingkungan belajar.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi siswa dalam menjaga kebersihan, kerapian, serta kenyamanan lingkungan belajar,” ujar Sriah.

Juri lainnya berasal dari unsur kepala sekolah, yakni Kepala SDN Dinoyo 1 Malang Nurul Hidayatus Shobikhah SPd dan Kepala SDN Blimbing 3 Malang Sri Utami SPd MPd.

Kelas Nyaman Dukung Pembelajaran

Lomba tersebut diarahkan untuk menciptakan ruang belajar yang bersih, sehat, rapi, dan nyaman. Kondisi kelas yang menyenangkan dinilai dapat membuat siswa lebih betah mengikuti pembelajaran.

Sekolah berharap lingkungan yang tertata juga mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa. Termasuk mendorong interaksi aktif, kemampuan bernalar, serta evaluasi pembelajaran yang lebih menyeluruh.

Penataan kelas dilakukan sejak awal pembelajaran sehingga hasil kreativitas siswa tidak hanya digunakan untuk kebutuhan lomba. Dekorasi dan berbagai karya yang dipajang dapat menjadi bagian dari lingkungan belajar sepanjang tahun ajaran.

Enam Juara dan Kategori Favorit

Dari hasil penilaian, sekolah akan memilih juara terbaik mulai peringkat pertama hingga keenam. Selain itu, sejumlah kategori favorit juga disiapkan untuk memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan keunggulan masing-masing kelas.

MERIAH : Salah satu nominator kelas favorit SDN Lowokwaru 2 Kota Malang.
MERIAH : Salah satu nominator kelas favorit SDN Lowokwaru 2 Kota Malang.

Kepala SDN Lowokwaru 2 Kota Malang Sri Mulyati SPd MPd mengapresiasi keterlibatan siswa, guru kelas, dan wali murid dalam kegiatan tersebut.

“Sekolah kami sudah sangat dikenal di Kota Malang. Sekarang saatnya kami menunjukkan kualitas dan pelayanan terbaik untuk para generasi terbaik bangsa,” tutup Sri. (bes)

Editor : Aditya Novrian
SDN LOWOKWARU kebersihan Kota Malang pendidikan