Pesmaba Gen 26 Dibuka, UMM Kenalkan ESC sebagai Pusat Solusi

Bayu Mulya Putra • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 07:03 WIB
HARI PERTAMA: formasi Jas Merah Mob dilakukan 5.636 maba Membentuk Tulisan Gen 26 UMM. (UMM For Radar Malang)
HARI PERTAMA: formasi Jas Merah Mob dilakukan 5.636 maba Membentuk Tulisan Gen 26 UMM. (UMM For Radar Malang)

KABUPATEN, RADAR MALANG - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi membuka rangkaian Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) 2026, kemarin (8/9). Ditandai dengan peluncuran Excellent Solution Center (ESC).

Berlangsung di Helipad dan Dome UMM, pembukaan tersebut diikuti 5.636 mahasiswa baru (maba) dari 38 provinsi di Indonesia dan 29 negara. 

Pesmaba yang berlangsung hingga 11 September 2026 itu mengusung tema ”Green and Clean: Tanpa Sampah, Kampus Indah, Lingkungan Terjaga”. Komitmen sesuai tema tersebut langsung diterapkan sejak hari pertama.

Mahasiswa baru diwajibkan membawa kotak bekal dan botol minum pribadi untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai. 

Mereka juga diajak memilah sampah organik yang selanjutnya diolah menjadi cairan eco-enzyme. Cairan tersebut rencananya bakal digunakan dalam aksi pelestarian lingkungan dengan dituangkan ke aliran Sungai Brantas saat pembukaan Student Day.

Prosesi pembukaan Pesmaba dilakukan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto MSi. Dia menekankan agar mahasiswa memandang masa studi bukan sekadar proses akademik. Namun juga tahap mempersiapkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

”Adik-adik yang hadir di sinilah yang kelak akan mengisi masa depan. Kalian yang akan mengubah kondisi bangsa ini menjadi jauh lebih baik dari sekarang,” terang dia.

Menurut Nanang, pendidikan harus mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara akademik. Namun juga solutif dan mampu menerjemahkan ilmu menjadi tindakan. 

Dia lantas mendorong mahasiswa baru untuk aktif belajar, berkembang, berprestasi, serta mengambil peran penting di tengah masyarakat.

”Mahasiswa baru bukan hanya sebagai peserta kegiatan pengenalan kampus, melainkan sebagai generasi yang kelak memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap masyarakat dan bangsa. Perubahan tersebut membutuhkan keberanian untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat,” ujar dia.

Sementara itu, Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik SE MSi menjelaskan, tema lingkungan dalam Pesmaba menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang tangguh dan peduli terhadap keberlanjutan. Dia meminta mahasiswa menaati kode etik akademik sekaligus aktif dalam kegiatan sosial dan menjaga lingkungan kampus.

”Kalian harus penuh tanggung jawab dalam tindakan dan keputusan. Mulai hari ini (kemarin), jadilah duta budaya bersih lingkungan untuk menjaga kelestarian bumi,” terangnya.

 

PESMABA RESMI DIBUKA: Launching Excellent Solution Center (ESC) UMM dipimpin Wamendiktisaintek Prof Dr Fauzan MPd, Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Haji Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, Wakil Ketua BPH UMM Drs Wakidi, dan Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik SE MSi. (UMM For Radar Malang)
PESMABA RESMI DIBUKA: Launching Excellent Solution Center (ESC) UMM dipimpin Wamendiktisaintek Prof Dr Fauzan MPd, Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Haji Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, Wakil Ketua BPH UMM Drs Wakidi, dan Rektor UMM Prof Dr Nazaruddin Malik SE MSi. (UMM For Radar Malang)

Dalam momentum yang sama, UMM meluncurkan Excellent Solution Center (ESC), sebuah inisiatif untuk memperkuat transformasi UMM dari knowledge provider menjadi problem solving institution.

ESC dirancang sebagai ekosistem yang mengintegrasikan pengetahuan, kepakaran, inovasi, teknologi, dan talenta untuk menghadirkan solusi aplikatif bagi sejumlah pihak. Baik masyarakat, industri, pemerintahan, hingga komunitas global. ESC memiliki tiga pilar utama. 

Pertama, Service Excellent Hub sebagai pusat layanan terpadu yang memberikan layanan prima bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pendampingan bagi mahasiswa.

Kedua, Industry Solution Partner (ISP) yang menghubungkan kepakaran, inovasi, dan fasilitas laboratorium UMM dengan kebutuhan industri. Ketiga yakni Innovation & Talent Incubator sebagai ruang pembinaan talenta sekaligus akselerator hilirisasi inovasi hingga tahap komersialisasi.

Peluncuran ESC menjadi penanda arah baru UMM dalam menyiapkan mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menghasilkan solusi dan memberikan dampak nyata.

Melalui Pesmaba 2026, maba diperkenalkan dengan budaya kampus yang peduli lingkungan, aktif berinovasi, dan berorientasi pada kemanfaatan. (*/by)

Editor : Bayu Mulya Putra
ESC UMM malang hari ini pesmaba umm UMM universitas muhammadiyah malang