MALANG KOTA –RADAR MALANG- Perbaikan sekolah menjadi perhatian serius. Pemkot Malang mendorong adanya penambahan alokasi anggaran untuk melakukan perbaikan sekolah. Sebelumnya, masih dijumpai lembaga pendidikan yang membutuhkan perhatian khusus.
Pemkot Malang mengusulkan penambahan dana pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026. Rencananya, untuk perbaikan 15 lembaga pendidikan di Kota Malang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana menyampaikan, rencananya proses perbaikan itu akan menyasar lembaga pendidikan yang membutuhkan penanganan segera. Seperti mengalami kerusakan sedang hingga berat. Atau yang membuat aktivitas pembelajaran di sekolah tak maksimal.
”Kami kemarin, mengajukan tambahan anggaran Rp 1,45 miliar pada PAK,” ujarnya. Suwarjana menerangkan, terdapat belasan sekolah yang masuk dalam usulan tersebut. Sekolah yang membutuhkan perbaikan berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Salah satu kondisi yang menjadi perhatian utama adalah kerusakan pada bagian atap bangunan sekolah. Menurut pria kerap disapa Jana itu, rusak di bagian atap perlu segera ditangani karena berpotensi membahayakan keselamatan warga sekolah.
Terkait contoh lembaga pendidikan yang bakal mendapatkan perbaikan, Jana belum bisa menyampaikan sekarang. Karena usulan tambahan anggaran hingga kini masih dalam proses pembahasan. Disdikbud belum mendapatkan persetujuan dari dewan. ”Anggarannya belum fixed, masih dilakukan pembahasan dengan DPRD,” tandasnya.
Menurutnya, selama ini program revitalisasi sekolah sebagian besar bersumber dari pemerintah pusat. Saat ada peluang menambah anggaran, pihaknya berkeinginan APBD bisa membantu penanganan. Terutama kepada sekolah mendesak butuh perbaikan, namun belum diakomodasi oleh pusat.
”Dengan tambahan ini harapannya semakin banyak sekolah yang bisa diperbaiki. Tidak hanya mengandalkan dana yang bersumber dari APBN,” katanya. Harapannya, perbaikan itu bisa semakin meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Sementara itu pada rapat paripurna Senin (7/9), Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut pihaknya mengusulkan anggaran perbaikan untuk 14 lembaga pendidikan (TK dan SD) sebesar Rp 1,464 miliar. Sedangkan untuk bangunan SMP sebesar Rp 76 juta.
Jika usulan itu terealisasi, APBD untuk perbaikan sekolah total mencapai Rp 3,3 miliar pada 2026. ”Total perbaikan dilakukan kepada 24 SD dan 2 SMP yang mengalami kerusakan sedang dan berat,” tuturnya. (adk/gp)
Editor : Galih R Prasetyo