MALANG KOTA, RADAR MALANG - Lebih dari 5.600 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti Flashlight Mob di kawasan Helipad UMM, Senin (7/9/2026). Dengan menggunakan senter dari ponsel, para mahasiswa membentuk berbagai formasi cahaya dalam rangkaian Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) UMM 2026.
Koordinator FlashMob UMM, Jamroji, S.Sos., M.Comms., mengatakan formasi yang ditampilkan tahun ini membawa pesan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Beberapa formasi tersebut bertuliskan “Pray for NTT”, “Pray for Sade”, “Pray for Sumatera”, hingga “Pray for Kalimantan”.
“Formasinya adalah formasi keprihatinan. Kita lebih banyak menghadirkan formasi doa untuk daerah-daerah yang dilanda bencana,” ujar Jamroji.
Selain pesan kemanusiaan, mahasiswa baru UMM juga menampilkan formasi yang menggambarkan proses reboisasi. Formasi tersebut dimulai dari kondisi hutan gundul, penanaman benih, hingga berubah menjadi hutan hijau. Rangkaian itu ditutup dengan pesan “Green Today, Alive Future”.
Kepala Humas UMM, Maharina Novia Zahro, M.I.Kom., menjelaskan Flashlight Mob memanfaatkan senter dari gawai mahasiswa. Konsep tersebut dibuat agar kegiatan tetap kreatif tanpa membebani biaya mahasiswa.
“Konsep ini dirancang matang untuk tidak membebani kantong mahasiswa, namun juga tetap mengutamakan kreativitas, sehingga pesmaba tetap berjalan dengan menyenangkan,” jelas Maharina.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak menggunakan kertas maupun caping untuk membentuk formasi. Mereka cukup menyalakan senter ponsel secara serentak mengikuti panduan yang telah diberikan. Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan penampilan tari api di area jembatan dan tari air di kawasan helipad.
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber