Kuota Peserta Diklat Jurnalistik SD/MI se-Kecamatan Sukun Tersisa 10 Guru

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 14:49 WIB
Guru SD/MI se-Kecamatan Sukun, antusias mengikuti Diklat Jurnalistik di Kantor Jawa Pos Radar Malang pada 2025 lalu.
Guru SD/MI se-Kecamatan Sukun, antusias mengikuti Diklat Jurnalistik di Kantor Jawa Pos Radar Malang pada 2025 lalu.

MALANG KOTA – Antusias guru Kota Malang untuk mengikuti Diklat Jurnalistik SD/MI se-Kecamatan Sukun sangat tinggi. Satu indikasinya, 
kuota untuk peserta diklat hampir penuh. Saat ini tersisa untuk 10 guru.

Sebagai informasi, Diklat Jurnalistik merupakan program kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang dan Jawa Pos Radar Malang. Sudah berlangsung sejak 2023 lalu. Pada 2025 lalu, sebanyak 30 guru SD/Mi Kecamatan Sukun sukses menerbitkan buku Pena Tajam Lawan Tirani.

Baca Juga: Guru Olahraga Kota Malang Jadi Ujung Tombak Jaring Bibit Atlet Porprov 2029

Dalam pelaksanaan diklat kali ini Wakil Pimpinan Redaksi Jawa Pos Radar Malang Mahmudan akan jadi pemateri.  Memberi beragam edukasi tentang berita.

Selain itu, Direktur PT. Cita Intrans Selaras Wawan Sulthon Fauzi M.Pd. juga hadir jadi pemateri. Seluruh peserta akan diarahkan untuk membuat Buku Antologi.

Baca Juga: Jurnalis Camp 2026 Disambut Antusias, 10 Kelompok Sudah Mendaftar

”Banyak sekali prestasi dan informasi update yang ada di sekolah kami. Tapi, belum maksimal secara pemberitaan. Semoga dengan guru kami ikut di diklat ini, bisa meningkatkan literasi di sekolah kami,” jelas Kepala SDN Tanjungrejo 3 Malang Meiarini Priastuti S.Pd. 

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana S.E.,M.M. berterima kasih untuk partisipasi seluruh sekolah yang menyukseskan kegiatan ini. ”Semoga guru bisa menjadi contoh penguatan literasi dengan karya buku yang dibuat. media sosial sekolah semakin hidup dengan narasi-narasi yang positif,” tutupnya.

Editor : Aditya Novrian
sukun Jurnalistik Kabupaten Malang guru kota malang