Teknik Sipil UB Perkuat Kolaborasi Riset Infrastruktur dengan Universitas di Jepang

Aditya Novrian • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:51 WIB
Teknik Sipil UB Perkuat Kolaborasi Riset Infrastruktur dengan Universitas di Jepang
Teknik Sipil UB Perkuat Kolaborasi Riset Infrastruktur dengan Universitas di Jepang

MALANG, RADAR MALANG – Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) memperluas jejaring akademik internasional melalui Program Dosen Berkarya (DOKAR) 2026. Salah satunya diwujudkan melalui kunjungan akademik ke Kyoto University dan Nagoya University, Jepang, pada 27–28 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut mengusung skema Joint Research and Publication (JRP) bertema Enhancing Infrastructure Resilience through International Research Collaboration between Universitas Brawijaya, Kyoto University, and Nagoya University. Program ini diarahkan untuk memperkuat riset kolaboratif terkait ketahanan infrastruktur, meningkatkan kapasitas akademik dosen, serta mendorong publikasi bersama.

Tim Teknik Sipil FTUB terdiri atas Dr. Eng. Ir. Indradi Wijatmiko, S.T., M.Eng.(Prac), IPU.; Ir. Eko Andi Suryo, ST., MT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Ir. Kartika Puspa Negara, ST., MT., Ph.D. CDS; Dr. Eng. Ir. Desy Setyowulan, ST., MT., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.; serta Dr. Eng. Ir. Yatnanta Padma Devia, ST., MT.

Di Kyoto University, rombongan diterima Prof. Yutaka Ichikawa, Head of Department of Urban and Social Engineering, bersama Assoc. Prof. Aulia Tinumbang dan sejumlah dosen. Pertemuan membahas profil institusi, penelitian yang telah dan sedang dilakukan, serta peluang riset dan publikasi bersama.

Tim FTUB juga mengunjungi laboratorium struktur dan geoteknik untuk melihat fasilitas eksperimen serta aktivitas penelitian. Kerja sama antara FTUB dan Kyoto University sebelumnya telah terjalin melalui pertukaran dosen dan mahasiswa serta penelitian bersama.

Ketua Departemen Teknik Sipil FTUB, Ir. Eko Andi Suryo, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum memperluas perspektif akademik sekaligus memperkuat kolaborasi riset.

“Kolaborasi internasional seperti ini penting untuk memperluas wawasan dan mempertemukan kompetensi para akademisi. Kami berharap pengalaman serta hasil diskusi selama kunjungan dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama penelitian dan publikasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan infrastruktur yang tangguh,” ujarnya.

Kunjungan berlanjut ke Nagoya University pada 28 Agustus 2026. Tim FTUB diterima Prof. Masaki Nakano, Head of Department of Civil and Environmental Engineering, bersama Assoc. Prof. Takeshi Hanji dan Prof. Tomio Miwa.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas bidang keahlian, fasilitas akademik, serta penelitian yang telah dan sedang dikembangkan. Tim FTUB juga mengunjungi laboratorium beton, keairan, geoteknik, dan baja.

Salah satu fasilitas yang diperkenalkan adalah N2U Bridge, sarana pelatihan yang menggunakan komponen jembatan aktual yang telah mengalami penggunaan dan deteriorasi. Fasilitas ini digunakan untuk mempelajari kerusakan struktur jembatan sekaligus meningkatkan kemampuan inspeksi dan pemeliharaan infrastruktur.

Tim juga mengunjungi Disaster Mitigation Research Building yang mengembangkan teknologi mitigasi bencana secara terintegrasi. Fasilitas tersebut dilengkapi struktur tahan gempa, pembangkit listrik mandiri, panel surya, ground monitoring system, serta peralatan eksperimen untuk mereproduksi gerakan tanah akibat gempa.

Melalui Program DOKAR 2026, Departemen Teknik Sipil FTUB berharap kerja sama dengan kedua universitas di Jepang dapat berlanjut dalam bentuk penelitian, publikasi, serta pengembangan ilmu dan teknologi sipil.

Kegiatan ini juga mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 9 terkait industri, inovasi dan infrastruktur, SDG 11 mengenai kota dan permukiman berkelanjutan, serta SDG 17 tentang kemitraan global. (aw)

Editor : Aditya Novrian
DOKAR FT UB