Tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) terpilih menjadi bagian dari delegasi nasional yang menghadiri perhelatan puncak Graduation Google Student Ambassador (GSA) Indonesia 2026 secara luring di Thamrin Nine, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026).
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Nathanael Kevin Irwanto (Sistem Informasi), Rasya Fariz Cahyo Pratama (Pendidikan Teknologi Informasi), dan Diah Ayu Rahmadani (Teknologi Informasi).
Keberangkatan tiga mahasiswa ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program GSA 2026 yang dimulai sejak April lalu. Kala itu, 21 mahasiswa FILKOM UB berhasil lolos seleksi awal dari total 81.000 pendaftar se-Indonesia, menyisakan 2.000 mahasiswa terpilih sebagai GSA aktif. Sebagai GSA, para duta mahasiswa menjalankan misi sebagai agents of change yang menjembatani teknologi Google dengan sivitas akademika lewat berbagai aktivasi kampus, pelatihan, dan lokakarya literasi kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Sepanjang program, performa tiap duta dinilai lewat empat tingkatan: tanpa level, Rising Star (Level 1), Achiever (Level 2), dan Trailblazer (Level 3). Ketiga delegasi FILKOM UB (Kevin, Rasya, dan Diah) sama-sama berhasil menyandang level Achiever. Kenaikan level ini ditentukan dari kecepatan serta kualitas kegiatan yang diselenggarakan.
Untuk dapat dinyatakan lulus, Google menilai performa yang konsisten, kontribusi nyata dari sisi konten maupun keterlibatan penuh dalam kegiatan, serta konsistensi komunikasi selama program berjalan. Menjelang akhir program, Google menyelenggarakan seleksi internal untuk menentukan peserta yang berhak hadir secara luring. Dari 2.000 GSA aktif, hanya 120 duta terbaik yang diundang ke Jakarta.
Keberhasilan tiga delegasi FILKOM UB menembus 120 besar nasional dinilai dari konsistensi dan dampak nyata aktivasi yang mereka inisiasi di lingkungan UB.
Kevin memanfaatkan perannya sebagai asisten praktikum Pemrograman Lanjut untuk memperkenalkan produk AI Google seperti NotebookLM dan Gemini kepada mahasiswa. Langkah ini membantu produktivitas mahasiswa dalam mengerjakan tugas kuliah sekaligus mendorong literasi AI.
Diah mengadakan tiga kegiatan share knowledge seputar produk Google di lingkungan FILKOM maupun luar kampus dengan format praktik laptop dan presentasi. Kegiatan ini turut mendapat dukungan pendanaan dari Google.
Sementara itu, Rasya merancang workshop interaktif yang memperkenalkan Gemini AI sebagai copilot berpikir praktis untuk membantu riset, coding, dan pengerjaan tugas mahasiswa lewat sesi hands-on.
Pada acara kelulusan di Jakarta, para delegasi mengikuti sesi networking lintas kampus, menerima apresiasi kelulusan resmi, serta mendapatkan workshop intensif mengenai inovasi teknologi dan personal branding dari tim Google Indonesia.
Perwakilan delegasi FILKOM UB, Kevin, menyampaikan rasa syukurnya. “Saya merasa sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan berharga ini. Berproses dari awal seleksi, belajar menggerakkan edukasi AI, hingga akhirnya bisa berdiri mewakili FILKOM UB adalah pengalaman yang sangat berkesan. Sepanjang program, saya berhasil menembus Top 230 nasional, memenangkan weekly challenge, serta mendapatkan sertifikasi gratis dari Google dan Dicoding. Terima kasih kepada Google Indonesia serta pimpinan dan dosen di FILKOM yang selalu memberi dukungan luar biasa,” ujar Kevin.
Diah Ayu Rahmadani turut membagikan kesannya usai menjalani rangkaian program. “Menjadi bagian dari Top 230 GSA Indonesia 2026 dari 81.000+ pendaftar adalah perjalanan yang luar biasa. Perjalanan ini mengajarkan saya bahwa manifestation works, but only when backed by execution. Graduation ini bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar untuk terus menciptakan dampak nyata lewat teknologi dari FILKOM UB,” ungkap Diah.
Rasya Fariz Cahyo Pratama melengkapi cerita pembelajarannya selama menjadi bagian dari GSA. “Saya bersyukur bisa terpilih Fully Funded menuju Inauguration Event di Jakarta, menembus Top 10 Leader Series hingga terbang ke Singapura, serta meraih predikat Top 500 Gemini Rising Star dan Gemini Achiever. Program ini mengajarkan bahwa konsistensi dan komitmen tinggi akan memberi dampak positif. Menjadi alumni GSA adalah langkah awal untuk menggapai impian yang lebih besar,” tutur Rasya.
Capaian ini mempertegas peran aktif FILKOM UB dalam merealisasikan visinya sebagai pengembang Smart Digital Solution and Innovation. Inisiatif ini juga selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) lewat pemerataan literasi teknologi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) lewat kolaborasi strategis dengan industri teknologi global. (rr/akb)
Editor : Kholid Amrullah