MALANG, RADAR MALANG – Universitas Islam Malang (UNISMA) mengawali penyambutan mahasiswa baru 2026/2027 dengan mengunjungi kediaman salah satu calon mahasiswa di Mojokerto. Kunjungan tersebut menyasar Windya Zuhrotun Nufus, mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNISMA yang merupakan penyandang disabilitas.
Kehadiran jajaran pimpinan kampus itu menjadi bentuk dukungan bagi Windya yang akan memulai pendidikan tingginya di UNISMA. Selain memberikan apresiasi, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Dukung Semangat Windya Melanjutkan Pendidikan
Windya memiliki tekad untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Kondisi disabilitas yang dimilikinya tidak menjadi penghalang untuk mengambil kesempatan belajar dan memulai perjalanan akademik di UNISMA.
Wakil Rektor 3 UNISMA Dr. Muhammad Yunus, M.Pd. mengatakan, semangat dan keberanian mahasiswa menjadi bagian yang penting dalam perjalanan pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi tekad dan keberanian yang ditunjukkan oleh mahasiswa kami. Semangat seperti inilah yang ingin terus kami dukung, karena pendidikan harus terbuka dan inklusif bagi siapa pun,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan UNISMA yang hadir antara lain Plh. Rektor UNISMA Dr. Erna Sulistyowati, Ph.D., Wakil Rektor 3 Dr. Muhammad Yunus, M.Pd., Dekan FAI UNISMA Dr. Abdul Jalil, M.Pd.I., serta tim humas.
Kunjungan ke rumah Windya juga menjadi penanda bahwa penyambutan mahasiswa baru tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus. UNISMA membawa momentum tersebut untuk memberikan dukungan sejak mahasiswa memulai langkah pertamanya sebagai bagian dari sivitas akademika.
OSHIKA MABA Dimulai Akhir September
Selain kunjungan ke Mojokerto, UNISMA telah menyiapkan rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru 2026. Agenda diawali Pra-OSHIKA MABA pada 27 September 2026, kemudian dilanjutkan OSHIKA MABA pada 28–30 September 2026.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan akademik dan kehidupan kampus. UNISMA juga membawa tema pendidikan inklusif sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang dapat diakses mahasiswa dengan latar belakang dan kebutuhan yang beragam.
Bagi Windya dan mahasiswa baru lainnya, rangkaian tersebut menjadi awal perjalanan sebagai bagian dari keluarga besar UNISMA. Kampus berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki ruang untuk berkarya dan mengembangkan potensi masing-masing.
Editor : Aditya Novrian