MALANG, RADAR MALANG – Pemkot Malang menyiapkan pendampingan bagi korban dugaan kekerasan di SMPN 18 Malang. Puskesmas ditugaskan memberikan pendampingan sebagai bagian dari penanganan dan pemulihan korban pascakejadian.
Pj Sekda Kota Malang Dandung Djulharjanto mengatakan, penanganan tidak berhenti pada persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah. Kondisi korban juga menjadi perhatian agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
“Kami tugaskan puskesmas untuk beri pendampingan,” ujar Dandung.
Selain pendampingan korban, Pemkot Malang meminta sekolah melakukan pembenahan internal. Dandung meminta seluruh unsur di SMPN 18 Malang, mulai guru hingga penjaga sekolah, dikumpulkan untuk mendapat penekanan terkait kondisi dan lingkungan sekolah.
Baca Juga: Korban Dugaan Kekerasan oleh Kepala SMPN 18 Malang Melapor ke Polisi, CCTV Jadi Bukti Awal
“Saya minta guru hingga penjaga sekolah dikumpulkan. Kita beri penekanan. Kita akan beri perbaikan ke depannya,” katanya.
Pembenahan tersebut menjadi bagian dari evaluasi setelah munculnya dugaan kekerasan. Sekolah diminta memastikan seluruh unsur di dalamnya memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi peserta didik.
Baca Juga: Dugaan Kekerasan terhadap Siswa SMPN 18 Kota Malang, Disdikbud Copot Kepala Sekolah Mulai Hari Ini
Pendampingan melalui Puskesmas disiapkan untuk membantu proses pemulihan korban. Sementara pembinaan terhadap warga sekolah dilakukan sebagai langkah evaluasi dan perbaikan lingkungan sekolah ke depan.
Editor : Aditya Novrian