SMAN 1 Gondanglegi Terima Bantuan Rp 131 Juta untuk Cetak Wirausaha Muda Bidang Baking

Aditya Novrian • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 04:38 WIB
TERBAIK: SMAN 1 Gondanglegi menerima penyerahan dukungan Lesaffre Internasional Charity, pada Kamis (24/9).
TERBAIK: SMAN 1 Gondanglegi menerima penyerahan dukungan Lesaffre Internasional Charity, pada Kamis (24/9).

GONDANGLEGI, RADAR MALANG – SMAN 1 Gondanglegi menerima bantuan senilai 6.500 euro atau setara Rp 131,45 juta dari Lesaffre International Charity, Kamis (24/9). Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan peralatan dan bahan pendukung pembelajaran tata boga guna meningkatkan kompetensi siswa di bidang baking sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda.

Bantuan ini menjadi bagian dari pengembangan program Double Track (DT) yang dijalankan SMAN 1 Gondanglegi atau SMANGGI. Program tersebut merupakan inisiatif Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk membekali siswa dengan keterampilan kewirausahaan.

SMANGGI disebut menjadi satu-satunya sekolah di Indonesia yang menerima dukungan melalui program Lesaffre International Charity tersebut.

Dana Bantuan untuk Pengembangan Kompetensi Siswa

Legal Manager PT Lesaffre Sari Nusa Eko Sugiono menyampaikan apresiasi terhadap program pengembangan keterampilan yang dijalankan SMANGGI. Dia berharap bantuan tersebut dapat menunjang pengembangan potensi siswa, khususnya di bidang boga.

“Kami berharap bantuan yang diberikan Lesaffre Indonesia bisa membantu visi dan misi sekolah untuk terus mengembangkan potensi anak-anak di bidang boga dan prestasi yang lain,” ujar Eko.

Penyerahan bantuan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan secara simbolis kepada pihak sekolah. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, perwakilan PT Lesaffre Sari Nusa, tim penyelenggara Double Track ITS, serta jajaran pendidikan dan keluarga besar SMANGGI.

INOVATIF: Program pengembangan siswa  SMANGGI dari Lesaffre Internasional Charity menjadi wirausahawan muda di bidang baking.
INOVATIF: Program pengembangan siswa SMANGGI dari Lesaffre Internasional Charity menjadi wirausahawan muda di bidang baking.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai juga mengapresiasi kerja sama sekolah dengan PT Lesaffre Sari Nusa. Dia berharap dukungan tersebut dapat memperkuat prestasi sekolah sekaligus membuka peluang bagi siswa untuk menjadi wirausaha muda.

“Semoga bantuan ini bisa menjadikan prestasi sekolah semakin meningkat. Potensi siswa menjadi wirausaha muda bisa terfasilitasi dan bisa dijadikan contoh untuk sekolah yang lain,” harap Aries.

Kerja Sama Berjalan sejak 2023

Kemitraan SMAN 1 Gondanglegi dengan PT Lesaffre Sari Nusa telah berlangsung sejak 2023. Kerja sama diawali dengan edukasi pembuatan kue dan pemberian resep yang kemudian dikembangkan melalui program Double Track bidang tata boga.

Selain pembelajaran keterampilan, kerja sama tersebut juga membuka kesempatan bagi siswa untuk bekerja di perusahaan manufaktur ragi dan bahan pembuatan roti yang beroperasi di Kabupaten Malang itu.

Dukungan terbaru melalui Lesaffre International Charity diarahkan untuk memperkuat kemampuan siswa dalam mengembangkan usaha secara mandiri.

Dalam rangkaian kegiatan, para tamu undangan juga mengunjungi sejumlah fasilitas sekolah, di antaranya DT Mart PLUS (Pusat Layanan Usaha dan Kerja), program Double Track Tata Boga, fasilitas revitalisasi sekolah, serta Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP). (bes)

Editor : Aditya Novrian
pendidikan Kabupaten Malang Lesaffre International Charity Double Track SMAN 1 Gondanglegi wirausaha muda