NourA Tea, Inovasi Produk Herbal Unisma Menuju Komersialisasi

Ramizard Rafsanjani • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB
DIKOMERSIALKAN: Rektor Unisma Prof Junaidi mencicipi produk herbal saat FGD yang akan segera dikomersialkan, Sabtu (26/9). (UNISMA FOR RADAR MALANG)
DIKOMERSIALKAN: Rektor Unisma Prof Junaidi mencicipi produk herbal saat FGD yang akan segera dikomersialkan, Sabtu (26/9). (UNISMA FOR RADAR MALANG)

MALANG, RADAR MALANG – Universitas Islam Malang (Unisma) terus mendorong hasil riset perguruan tinggi agar tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Salah satunya melalui NourA Tea, minuman herbal yang kaya akan antioksidan.

Inovasi tersebut menjadi salah satu fokus Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Gedung Umar bin Khattab Lantai 4 Unisma, Sabtu (26/9). Dalam kegiatan itu, sebanyak 50 peserta juga berkesempatan mencicipi NourA Tea yang telah diolah dan dikemas dalam bentuk teh celup.

Ketua Peneliti Prof Dr Nour Athiroh Abdoes Sjakoer SSi MKes mengatakan, pengembangan NourA Tea saat ini telah mencapai Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) 7 dan diarahkan menuju TKT 8. Tahapan selanjutnya meliputi pengembangan produksi, pengujian, sertifikasi, hingga komersialisasi.

“Dari sejauh ini, kita sudah dapatkan mitra PT Dua Sahabat Mendunia dari Kecamatan Sukun. Produk akan segera dikomersialkan, tinggal menunggu beberapa uji,” ujarnya.

Sebelum dipasarkan, produk tersebut masih perlu memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya pengujian mutu dan laboratorium, sertifikasi halal, serta pemenuhan ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain kesiapan produk, tim peneliti juga menyiapkan strategi pemasaran dengan menyasar segmen pengguna yang lebih luas. Pemanfaatan media sosial dan marketplace menjadi bagian dari upaya memperkenalkan NourA Tea sekaligus membuka akses pasar.

NourA Tea, minuman herbal yang kaya akan antioksidan.
NourA Tea, minuman herbal yang kaya akan antioksidan.

Rektor Unisma Prof Drs Junaidi MPd PhD mengapresiasi pengembangan riset tersebut. Menurutnya, keterlibatan mitra menjadi bagian penting dalam membawa hasil penelitian dari lingkungan akademik hingga dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Mudah-mudahan mencapai komersialisasi dengan menggandeng mitra. Produk ini bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. (ram)

Editor : Aditya Novrian
noura tea UNISMA inovasi pendidikan