Oshika Maba Pascasarjana Unisma Tekankan Niat dan Disiplin

Andika Satria Perdana • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:14 WIB
Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2026 Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (Unisma), Jumat (2/10)
Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2026 Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (Unisma), Jumat (2/10)

RADAR MALANG – Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2026 Program Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) menjadi momentum penguatan nilai akademik dan karakter mahasiswa. Kegiatan bertema “Anfa’ for the World” itu digelar di Gedung Pascasarjana Unisma, Jumat (2/10).

Rektor Unisma Prof. Drs. Junaidi Mistar, Ph.D. mengatakan, mahasiswa baru perlu menata niat sebelum memulai pendidikan. Menurutnya, kuliah di Unisma tidak sekadar untuk memperoleh ilmu dan gelar, tetapi juga membawa nilai keberkahan karena kampus tersebut didirikan para ulama.

“Ke Unisma itu sebagai institusi yang didirikan oleh para ulama. Jadi bukan sekadar untuk mencari ilmu, tetapi ada keberkahan di sana,” ujarnya.

Junaidi juga mengingatkan mahasiswa untuk memperluas makna guru. Selain dosen, para pendiri dan tokoh Unisma dapat menjadi teladan dalam menuntut ilmu. Salah satunya almarhum Prof. KH Tolchah Hasan yang memiliki peran penting dalam sejarah Unisma.

Penguatan tersebut diharapkan menjadi bekal mahasiswa dalam menjalani pendidikan Pascasarjana. Terlebih, mahasiswa yang mengikuti program tersebut berasal dari berbagai latar belakang akademik dan profesional.

Oshika Maba 2026 diikuti sekitar 810 mahasiswa, terdiri atas mahasiswa program magister, doktor, dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Tidak seluruhnya hadir secara fisik karena mahasiswa RPL mengikuti kegiatan secara daring.

Menurut Junaidi, mahasiswa RPL memiliki karakteristik berbeda karena sebagian besar telah bekerja. Kondisi tersebut turut menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan orientasi mahasiswa baru.

Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2026 Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (Unisma), Jumat (2/10)
Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2026 Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (Unisma), Jumat (2/10)

Sementara itu, Direktur Pascasarjana Unisma Prof. H. M. Mas’ud Said, M.M., Ph.D. membekali mahasiswa dengan sejumlah hal penting untuk menunjang keberhasilan studi. Salah satunya adalah kemampuan mengatur waktu.

Mahasiswa dituntut mampu membagi waktu antara perkuliahan, tugas, penelitian lapangan, hingga penyusunan tesis dan disertasi.

“Time management, pengaturan waktu kuliah, menyelesaikan tugas, penelitian lapangan, tesis, disertasi adalah kunci keberhasilan,” kata Mas’ud.

Selain manajemen waktu, mahasiswa diminta disiplin dalam urusan administrasi dan keuangan. Menurut Mas’ud, persoalan administratif yang tidak tertangani dapat mengganggu kelancaran proses studi.

“Amankan administrasi dan keuangan. Disiplin administrasi jadi administrasi adalah kunci sukses studi,” tegasnya.

Mahasiswa juga didorong terus melakukan pengayaan diri melalui buku, jurnal, informasi akademik, maupun karya ilmiah para dosen. Mas’ud meminta mahasiswa mengenali bidang keilmuan dan karya dosen yang mengajar sebagai bagian dari pengembangan penelitian.

Selain itu, mahasiswa diminta aktif memantau informasi dari program studi. Pengumuman akademik, jadwal perkuliahan, maupun agenda kampus perlu diperhatikan agar tidak ada informasi penting yang terlewat.

Di sisi lain, Unisma tengah memproses pembukaan tiga program studi baru di Pascasarjana, yakni Doktor Ilmu Pemerintahan, Doktor Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Akuntansi.

Editor : Andika Satria Perdana
Pascasarjana Universitas Islam Malang Oshika Maba Universitas Islam Malang