MALAYSIA- Dalam upaya memperkuat jejaring akademik internasional, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) kembali bekerjasama dengan Fakulti Pergigian Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program Joint Research dan UB Stars dengan bertajuk Joint Research and Publication in Prosthodontics yaitu sebuah penelitian inovatif yang memanfaatkan serat tanaman kenaf (Hibiscus cannabinus) sebagai bahan penguat biomaterial yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk aplikasi klinis di bidang kedokteran gigi.
Kegiatan ini berlangsung pada 14–16 September 2026, dengan tujuan mendorong kolaborasi riset dan publikasi ilmiah Kedokteran Gigi khususnya di bidang Prostodonsia. Tim dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB) terdiri dari 3 orang dosen yang diketuai oleh drg Fatima, SpPros bersama dengan drg Sinta Candra Wardani MBiomed dan drg Citra Insany Irgananda, MMedEd dan dua orang mahasiswa yang mengikuti program UB Stars.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan agenda kedatangan, presentasi penelitian, dan kegiatan pengujian karakteristik uji fisik warna dari sampel resin akrilik dengan nanoselulosa serat kenaf. Sementara hari kedua diisi dengan kegiatan penandatanganan implementasi kerja sama Joint Research antara FKG UB dan Fakulti Pergigian UiTM dan dilanjutkan dengan pengujian karakteristik uji fisik penyerapan air pada sampel resin akrilik dengan nanoselulosa serat kenaf.
Selain melakukan serangkaian penelitian, pada hari ketiga dilakukan diskusi terkait riset dan publikasi artikel dengan staff senior di bidang Prostodonsia di Fakulti Pergigian UiTM yaitu Professor Dr Rohana Ahmad. Salah satu luaran dari kegiatan ini yaitu berupa artikel terindeks scopus.
Setelah itu tim dosen melanjutkan perjalanan pulang kembali ke Indonesia dan mahasiswa melanjutkan kegiatan penelitian sampai tanggal 22 September 2026.
Melalui program unggulan joint research dan UB Stars, para peneliti muda dari FKG UB berkesempatan langsung melakukan kolaborasi riset, berdiskusi terkait riset dan publikasi artikel ilmiah, serta memanfaatkan fasilitas laboratorium di Fakulti Pergigian Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia untuk menyelesaikan tugas akhir penelitian mereka. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi internasional dosen FKG UB.
Bidang Prostodonsia dipilih karena diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta relevansi yang tinggi terhadap peningkatan layanan kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan, teknologi, serta metode penelitian mutakhir dengan mitra internasional. FKG UB menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi.
Dukungan penuh diberikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam bidang akademik maupun penelitian. Dengan demikian, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai peneliti yang aktif memberikan kontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa FKG UB berkomitmen menghadirkan inovasi dan kolaborasi dalam lingkup internasional. Melalui kerja sama dengan UiTM Malaysia, diharapkan tercipta sinergi yang berkesinambungan, memberikan manfaat nyata bagi dunia akademik, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.
Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being, SDG 4: Quality Education, dan SDG 17: Partnerships for the Goals.
Editor : Andika Satria Perdana