AMPELGADING, RADAR MALANG – SMK Negeri 1 Ampelgading, Kabupaten Malang, gelar puncak peringatan Dies Natalis ke-13 pada Senin (5/10). Acara berlangsung meriah dengan menghadirkan talenta terbaik siswa serta penampilan spektakuler dari Tambal Band, Cornerside, dan Fakedopp.
Puncak perayaan Dies Natalis ke-13 SMK Negeri 1 Ampelgading mengangkat tema “AETERNUM FEST 13”. Yang memiliki arti sebuah harapan untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menghadirkan pendidikan yang mampu memberikan dampak positif bagi siswa maupun masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut Kapolsek Ampelgading AKP Moh. Budi Hartawan SSos, Danramil Ampelgading Kapten Arh Akhmad Zainuri SH, Kepala Puskesmas Ampelgading dr Fauziah Damayanti, Kepala Desa Tirtomarto Ir Joni Suharianto, dan Kepala SMK Negeri 1 Ampelgading Mutia Farida SKom MPd. Lalu, adapula tokoh masyarakat di wilayah Ampelgading dan keluarga besar KASAGA yang hadir memeriahkan Dies Natalis ke-13.
Pengabdian SMK Negeri 1 Ampelgading diwujudkan melalui serangkaian kegiatan yang dilaksanakan sebelum puncak peringatan Dies Natalis. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan dan pencapaian selama 13 tahun terakhir.
Rangkaian kegiatan pertama berupa Pelatihan Pembuatan Tepung Mocaf yang dilaksanakan oleh tim Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tirtomarto pada Senin (14/9) tersebut mengundang kelompok PKK sebagai peserta.
Pelatihan melibatkan empat siswa APHP dengan didampingi oleh dua orang guru. Kegiatan ini bertujuan membagikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah singkong menjadi produk bernilai tambah. Selain itu, pelatihan tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai peluang pengembangan usaha di masyarakat.
Rangkaian kegiatan berikutnya melibatkan siswa dari SDN 1 Tirtomarto dan SDN Tamansari dengan jumlah peserta sebanyak 30 anak. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk outing class ke Ruang Praktik Siswa (RPS) APHP dan LPKC tersebut berlangsung pada Jumat (2/10).
Di RPS APHP, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar membuat roti manis. Mereka didampingi secara langsung oleh guru produktif dan beberapa siswa APHP. Kegiatan praktik tersebut memberikan pengalaman baru bagi para peserta untuk mengenal proses pengolahan pangan.
Setelah mengikuti kegiatan di RPS APHP, peserta kemudian diarahkan menuju RPS LPKC. Di tempat tersebut, anak-anak mendapatkan edukasi mengenai cara mencuci tangan yang benar serta penanganan luka sederhana. Dengan didampingi oleh guru dan siswa LPKC, peserta belajar secara langsung melalui praktik sehingga kegiatan berlangsung interaktif dan menyenangkan.
Antusiasme peserta terlihat selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kegiatan outing class kemudian diakhiri dengan pembagian hadiah serta roti manis hasil karya yang telah mereka buat sendiri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya SMK Negeri 1 Ampelgading untuk memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah Mutia Farida Skom MPd berterima kasih atas support yang luar biasa dalam rangakaian Dies Natalis ke-13 SMK Negeri 1 Ampelgading. “Acara ini, menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara sekolah dengan masyarakat. Serta menunjukkan bahwa kompetensi yang dimiliki siswa dapat memberikan manfaat di lingkungan sekitar,” tutupnya.
Editor : Andika Satria Perdana