Kiprah Alumni Jadi Indikator Kesuksesan Kampus, Wisudawan Unmer Malang Laporkan Karier Usai Lulus

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:56 WIB
MUTU: Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., meminta lulusan Unmer Malang mengisi tracer study sebagai bahan perbaikan kurikulum, Minggu (18/10).
MUTU: Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., meminta lulusan Unmer Malang mengisi tracer study sebagai bahan perbaikan kurikulum, Minggu (18/10).

MALANG – Tugas seorang sarjana tidak selesai saat toga dilepas. Dua tahun setelah wisuda, mereka akan kembali ditanya mengenai perjalanan karir yang ditempuh. Riwayat karir para wisudawan turut menentukan mutu kampus dan kurikulum yang kelak diterima adik-adik tingkat mereka.

Pesan itu mengemuka dalam wisuda hari kedua Universitas Merdeka (Unmer) Malang di Gedung Balai Merdeka, Minggu (18/10). Sebanyak 588 wisudawan dari Fakultas Teknologi Informasi, Teknik, Ekonomi dan Bisnis, Psikologi, serta Hukum dikukuhkan. Bersama wisudawan Sabtu, Unmer Malang melepas 1.191 lulusan pada semester ini.

Baca Juga: Prodi Administrasi Bisnis FISIP Unmer Malang Raih Akreditasi Unggul, Perkuat Semangat Edupreneurship

Isian Alumni, Bahan Perbaikan Kurikulum

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., meminta para lulusan peduli mengisi tracer study, survei penelusuran alumni dari kementerian. Menurutnya, isian lulusan dipakai untuk merekonstruksi kurikulum dan menjadi tolok ukur mutu perguruan tinggi.

Rektor Unmer Malang Dr. Prihat Assih, S.E., M.Si., Ak., CSRS., menyampaikan hal serupa. Pusat karier kampus akan meminta data alumni, mulai dari tempat bekerja hingga penghasilan. Data itu menjadi bagian dari pemeringkatan perguruan tinggi, termasuk EduRank 2026 yang menempatkan Unmer Malang sebagai PTS terbaik di Kota Malang.

Bagi masyarakat, mekanisme ini penting. Semakin jujur dan lengkap alumni melapor, semakin tepat kampus menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja. Yang menikmati hasilnya adalah calon mahasiswa dan orang tua yang memilih kampus di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga: Ketua DPRD dan Wakil Gubernur Diwisuda di Unmer Malang: Gelar Itu Amanah, Bukan Hiasan Nama

PTS dan PTN Memiliki Mutu Setara

Dyah juga menegaskan, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi tidak membedakan mutu lulusan perguruan tinggi negeri dan swasta. Keduanya dinilai dengan standar dan asesmen yang sama. ”PTS tumbuh dengan kuat untuk mencetak SDM yang unggul dan mampu bersaing,” ujarnya.

Soal kecerdasan artifisial, ia mengingatkan batasnya. ”AI adalah copilot, AI adalah alat bantu, tetapi decision making adalah dari para wisudawan,” katanya. Rektor pun berpesan serupa: AI bisa meringankan pekerjaan, tetapi keputusan tetap di tangan manusia.

TERBAIK: Lima wisudawan terbaik hari kedua bersama pimpinan Unmer Malang dan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur di Gedung Balai Merdeka, Minggu (18/10).
TERBAIK: Lima wisudawan terbaik hari kedua bersama pimpinan Unmer Malang dan Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur di Gedung Balai Merdeka, Minggu (18/10).

Aktif Berorganisasi Tetap Terbaik

Lima wisudawan terbaik hari kedua menerima penghargaan. Salah satunya Vernando Dea Kuswanto, S.H. (S-1 Hukum, IPK 3,88), mantan Presiden Mahasiswa Unmer Malang. Rektor menjadikannya contoh. ”Kalau berorganisasi bukan kemudian menyebabkan IPK-nya turun, tetapi dengan berorganisasi harus meningkatkan kompetensi Anda,” kata Prihat.

Empat wisudawan terbaik lainnya adalah Dian Fitri Islamiati Munisah, S.Kom. (S-1 Sistem Informasi, IPK 3,92), Adimas Adam Suguh Algozali, S.T. (S-1 Teknik Industri, IPK 3,91), Abdul Azis Lama Jidho, S.Psi. (S-1 Psikologi, IPK 3,90), dan Chusnul Lailatul Khotimah, S.M. (S-1 Manajemen, IPK 3,90).

BERBAGI: Wakil wisudawan hari kedua Shallya Yudha Tama, S.M., lulusan S-1 Manajemen, menyampaikan sambutan di Gedung Balai Merdeka, Minggu (18/10).
BERBAGI: Wakil wisudawan hari kedua Shallya Yudha Tama, S.M., lulusan S-1 Manajemen, menyampaikan sambutan di Gedung Balai Merdeka, Minggu (18/10).

Toga Milik Bersama

Wakil wisudawan Shallya Yudha Tama, S.M., lulusan S-1 Manajemen, membawa cerita dari kampus ke panggung internasional. Selama kuliah ia menerima Beasiswa Unggulan, meraih medali emas kompetisi rencana bisnis internasional di Malaysia, serta mengikuti pertukaran mahasiswa di Kamboja dan Kanazawa University, Jepang.

Ia juga mengenang almarhum ayahnya yang tidak sempat melihatnya bertoga. ”Toga ini memang kita pakai, tetapi kemenangan hari ini adalah milik kita bersama,” tuturnya.

Shallya lalu mengajak rekan-rekannya memaknai nama kampus mereka. ”Mari maknai kemerdekaan sebagai keberanian menentukan jalan sekaligus bertanggung jawab atas pilihan kita,” ucapnya. 

Editor : Aditya N. Rian
universitas merdeka Unmer Malang karir Wisuda mahasiswa