UIN Maliki Malang Mengukuhkan 800 Wisudawan, Para Lulusan Catat IPK Tinggi

Nabila Amelia • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 14:10 WIB
LULUS: Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr Ilfi Nur Diana MSi CAHRM CRMP mengukuhkan mahasiswa dalam prosesi wisuda ke-95 periode V tahun 2026, Sabtu lalu (17/10). Foto: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang for Radar Malang
LULUS: Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr Ilfi Nur Diana MSi CAHRM CRMP mengukuhkan mahasiswa dalam prosesi wisuda ke-95 periode V tahun 2026, Sabtu lalu (17/10). Foto: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang for Radar Malang

MALANG KOTA - UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang kembali menggelar wisuda untuk program sarjana dan pascasarjana, Sabtu (17/10). Dalam wisuda ke-95 periode V tahun 2026 itu, ada sebanyak 800 wisudawan yang dikukuhkan. 

Wakil Rektor Bidang Akademik Associate Professor Drs H Basri MA PhD merinci, dari program sarjana ada 714 wisudawan. Lalu 74 wisudawan dari program magister dan 8 wisudawan dari program doktoral.

Basri melanjutkan, dalam pengukuhan tahun ini, setiap program studi mencatatkan hasil yang memuaskan. ”Untuk program sarjana, rata-rata IPK sebesar 3,67. Lalu program magister 3,72, dan program doktoral 3,88,” ungkapnya.

Menurutnya, ada 66 wisudawan program magister yang menyelesaikan studi selama 3-4 semester. Sementara pada program doktoral, ada empat wisudawan menyelesaikan studi dalam 4-6 semester.

Baca Juga: Reuni Akbar UIN Malang Bakal Seru, Alumni Diajak Menikmati Keindahan Kampus 3

Sementara itu, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Dr Ilfi Nur Diana MSi CAHRM CRMP mengapresiasi capaian para wisudawan yang dikukuhkan dalam wisuda ke-95. Ilfi menyampaikan, rasa syukurnya atas capaian yang diraih UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Khususnya, dalam peringkat kedua sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). 

BAHAGIA: Sejumlah mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menuntaskan program studi. Foto: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang for Radar Malang
BAHAGIA: Sejumlah mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil menuntaskan program studi. Foto: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang for Radar Malang

UIN Maulana Malik Ibrahim juga berada di peringkat ketujuh nasional untuk seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Hal tersebut, menunjukkan bahwa UIN Maulana Malik Ibrahim memiliki image yang terpercaya di industri kerja.

Untuk mempertahankan capaian itu, UIN membekali para lulusan dengan keterampilan yang relevan. Keterampilan dipersiapkan sejak masa awal perkuliahan. Salah satunya melalui penggemblengan di Ma’had Al-Jami’ah selama setahun penuh.

Baca Juga: Final Grand Champions Bahlil Mini Soccer: SMAN 3 Bojonegoro Jadi Jawara, Nawval Cetak Hattrick

”Program wajib ma’had mendatangkan manfaat elektoral yang luar biasa ketika para alumni terjun ke dunia kerja,” tegas Ilfi. Lewat program ma’had juga, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melahirkan banyak tahfidz Alquran dan menerbitkan karya literasi.

Ilfi berpesan agar selalu melakukan reskilling (penambahan keterampilan baru) dan upskilling (peningkatan kualitas keterampilan). Hal itu untuk menjaga relevansi tenaga kerja.

Disunting kembali oleh Nara Amelia

Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Dari berbagai sumber
Wisudawan UIN Malang perguruan tinggi