MALANG KOTA - Universitas Islam Malang (Unisma) terus memacu langkah menuju World Class University pada 2027-2031. Penguatan sektor akademik, riset, inovasi, dan kerja sama internasional menjadi strategi utamanya. Komitmen itu disampaikan Rektor Unisma Prof Drs Junaidi Mistar MPd PhD dalam Rapat Terbuka Senat Wisuda Program Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana Periode ke-80, kemarin (24/10).
Menurut Junaidi, target menjadi universitas berkelas dunia tidak semata-mata untuk mengejar pemeringkatan. Lebih dari itu, Unisma juga ingin meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset, memperluas jejaring global, serta mencetak lulusan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“World Class University bagi Unisma bukan semata-mata tentang pemeringkatan. Yang paling penting adalah memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar dia. Saat ini, Unisma memiliki 11.715 mahasiswa aktif yang tersebar di 40 program studi (prodi). Sebanyak 22 prodi telah meraih akreditasi Unggul, 13 berperingkat Baik Sekali, dan lima berperingkat Baik.
Baca Juga: Bukan Sekadar Gelar, Empat Wisudawan Unisma Buktikan Pendidikan Bisa Mengubah Masa Depan
Dari 22 program studi berakreditasi Unggul tersebut, tujuh di antaranya telah mengantongi akreditasi internasional melalui ASIIN dan FIBAA.
Produktivitas riset juga terus digenjot. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, Unisma menghasilkan 141 artikel pada jurnal dan prosiding internasional bereputasi. Sebanyak 56 artikel di antaranya merupakan hasil kolaborasi internasional.
Dari sisi pendanaan, nilai penelitian Unisma mencapai Rp 3,285 miliar. Kampus tersebut juga memperoleh hibah Knowledge and Innovation Exchange (KONEKSI) senilai AUD148.861 atau sekitar Rp1,8 miliar. Hibah itu diperoleh melalui kolaborasi dengan Charles Darwin University, Australia, dan masyarakat Kabupaten Lombok Utara.
Penguatan internasionalisasi diwujudkan melalui program gelar bersama dengan St. John University, Taiwan, pertukaran mahasiswa, serta pengembangan kerja sama riset dengan sejumlah mitra luar negeri. Unisma juga meningkatkan fasilitas pembelajaran melalui 38 ruang kelas pintar untuk mendukung pembelajaran hibrida.
Dalam wisuda periode ke-80 kemarin, Unisma mengukuhkan 1.258 lulusan. Prosesi dibagi menjadi dua tahap, masing-masing diikuti 629 lulusan pada 24 dan 25 Oktober 2026. “Kita ingin Unisma tidak hanya dikenal sebagai universitas besar di Malang, namun juga sebagai universitas Islam yang unggul, berkarakter, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata di tingkat internasional,” tandasnya.
Baca Juga: UIN Maliki Malang Mengukuhkan 800 Wisudawan, Para Lulusan Catat IPK Tinggi
Editor : Aditya N. Rian