Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mosasaurus, Reptil Laut Purba Ini Memiliki Gigi Unik

Ahmad Yani • Rabu, 3 Februari 2021 | 19:23 WIB
Ilustrasi mosasaurus, reptil laut yang bentuknya mirip antara ular dan biawak (source: sciencenews.org).
Ilustrasi mosasaurus, reptil laut yang bentuknya mirip antara ular dan biawak (source: sciencenews.org).
RADAR MALANG - Sebelum kepunahan massal mengakhiri zaman dinosaurus, seekor reptil karnivora mirip barakuda dengan mulut seperti pemotong kotak berdiam diri di laut hangat yang pernah menutupi wilayah yang sekarang menjadi Afrika Utara.

Fosil hewan penghuni laut yang baru-baru ini ditemukan itu dideskripsikan gigitannya tidak seperti kerabatnya yang hidup di air atau di darat. Hewan itu adalah mosasaurus, reptil laut yang sudah punah dan bentuknya mirip antara ular dan biawak. Mosasaurus umumnya memiliki gigi yang menusuk dan kerucut untuk mencengkeram mangsa yang licin atau rata dan gigi yang dapat menghancurkan hewan berkulit keras. Tetapi varietas baru ini memiliki bilah yang pendek, bergerigi, dan persegi serta dikemas rapat secara berurutan untuk membentuk ujung pisau yang tajam.

Photo
Photo
Fosil rahang dan gigi mosasaurus (source: sciencenews.org).

Penemuan tersebut dijelaskan pada 16 Januari di Cretaceous Research yang menunjukkan bahwa mosasaurus mengembangkan sifat fisik dan gaya hidup eksperimentalnya sampai bumi mengalami kepunahan mendadak 66 juta tahun yang lalu.

Penambang fosfat di Maroko menemukan fosil aneh berbentuk sebongkah rahang atas yang bertatahkan gigi. Rahang itu berasal dari mosasaurus yang hidup di akhir zaman kapur. Mosasaurus adalah predator besar yang bentuk tubuhnya membentang lebih panjang dari bus sekolah. Tetapi fosil ini milik hewan yang panjangnya lebih dari satu meter, kata Nick Longrich, seorang ahli paleontologi di Universitas Bath di Inggris, dan rekan-rekannya menentukan seperti dilansir pada sciencenews.org Rabu (3/1).

Longrich menjelaskan, hewan berukuran kecil itu menarik, tapi bukan itu saja yang membetot perhatiannya. “Gigi itu tidak seperti yang pernah saya lihat pada hewan sejenis kadal sebelumnya,” kata Longrich. Tim menamainya mosasaur xenodens calminechari, xenodens berarti gigi aneh dan calminechari adalah bahasa Arab untuk seperti gergaji.

Bagi Longrich, penemuan X calminechari membantu melukiskan gambaran laut tropis kapur akhir sebagai sarat dengan keanekaragaman hayati sebelum asteroid penghancur dinosaurus menghantam bumi (SN: 17/6/20). Ekosistem laut berkembang pada saat itu, jadi mungkin ada lusinan spesies mosasaurus di satu habitat, katanya, dan mereka belum selesai menghasilkan prototipe aneh seperti Xenodens.

“Para mosasaurus masih bereksperimen dengan cara-cara baru untuk makan, morfologi baru, gaya hidup baru sebelum asteroid itu turun,” kata Longrich.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani Editor : Ahmad Yani
#penemuan fosil #reptil laut #hewan purba #zaman dinosaurus