BATU – Aksi kejar-kejaran mewarnai peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Suropati, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu kemarin siang (4/2).
Adegan itu dipicu dua tabrakan yang sebelumnya terjadi antara satu mobil dengan dua motor.
Setelah menabrak gapura, pengemudi mobil meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Tabrakan beruntun itu terjadi sekitar pukul 10.15.
Saksi mata bernama Hendrik mengaku melihat sebuah mobil dikejar beberapa pengendara motor.
Belakangan diketahui mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi (Nopol) AG 1267 TC itu dikemudikan Puguh Suwito, 43, warga Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.
”Mobilnya sedikit oleng ke kiri, kemudian berhenti setelah menabrak gapura Wana Wisata Panderman,” kata Hendrik.
Warga langsung berdatangan untuk menolong sang pengemudi.
Namun pengemudi itu ternyata dalam kondisi tidak sadar.
Akhirnya warga memilih menunggu petugas medis.
”Tidak ada yang memukul atau menyerang pengemudi mobil itu. Orangnya sudah tidak sadarkan diri, lalu dibawa ke rumah sakit Hasta Brata,” tambahnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu Ipda Hendri Setiawan menjelaskan, pengemudi mobil itu meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.
”Dari hasil investigasi polisi, tidak ada dugaan bahwa pengemudi mobil itu menggunakan narkoba atau di bawah pengaruh miras. Murni karena panik,” ujarnya.
Hendri menjelaskan, kepanikan itu bermula dari peristiwa kecelakaan sebelumnya.
Yakni saat Puguh berkendara di Jalan Sultan Agung ke arah barat.
Saat itu mobilnya menyenggol premotor bernama Muhamad Nur Ilman.
Bukannya berhenti, Puguh malah tancap gas kabur belok kanan menuju Jalan Abdul Gani atau arah Taman Makam Pahlawan.
”Korban pertama mengalami luka robek di paha kanan. Motornya juga rusak,” tambah Hendri.
Puguh pun dikejar beberapa warga yang menggunakan motor.
Dia lantas berusaha kabur ke Jalan Untung Suropati.
Tapi malah kembali menyenggol seorang pengemudi motor.
Lagi-lagi Puguh meninggalkan korban dan kabur.
Beruntung korban kedua hanya mengalami luka ringan dan langsung pergi.
Mendekati gapura Wana Wisata Panderman, Puguh mulai oleng dan melaju di atas bahu jalan.
Sampai akhirnya dia menghantam salah satu pilar gapura.
”Benturannya sangat keras sampai kaca depan pecah,” terang Hendri.
Saat dievakuasi, sebenarnya Puguh masih dalam kondisi hidup.
Namun dia meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Hendri juga memastikan bahwa tidak ada yang bisa ditetapkan sebagai tersangka karena pengemudi mobil sudah meninggal dunia.
Namun dia tetap akan memantau salah satu korban yang masih di RS untuk dimintai keterangan. (pri/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana