DAU - Universitas Ma Chung kembali menambah jumlah guru besarnya.
Kemarin (7/3) pengukuhan tiga guru besar tersebut digelar dalam sidang terbuka Senat Univesitas Ma Chung di Balai Pertiwi.
Ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof Dr Eng Romy Budhi ST MT MPd dari Fakultas Teknologi dan Desain bidang Ilmu Teknik Informatika;
Prof Dr Daniel Ginting SS MPd dari Fakultas Bahasa bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris;
Serta Prof Dr Ir Stefanus Yufra Menahen Taneo MS MSc dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Bidang Ilmu Manajemen Inovasi.
Sosok Prof Dr Eng Romy Budhi ST MT MPd dikenal fokus dalam bidang interaksi manusia dan mesin (humanmachine interaction).
Dalam jurnalnya, Prof Romy membahas tentang, “Aksesibilitas Menuju Tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Tahun 2030.”
Sementara Prof Daniel Ginting adalah peneliti yang fokus pada penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa.
Dirinya banyak bergerak mendampingi guru sekolah baik secara daring maupun luring dan dikenal sebagai Presiden Indonesian English Lecturers Association.
Sedangkan Rektor Ma Chung yang juga dikukuhkan sebagai guru besar, Prof Dr Ir Stefanus Yufra M Taneo MS MSc menyandang gelar profesor bidang Manajemen Inovasi.
Dalam pidato pengukuhan berjudul jurnal “Inovasi sebagai Sumber Peningkatan Daya Saing Nasional yang Berkelanjutan”, Prof Yufra mengkaji tentang pentingnya peran inovasi dalam menciptakan dan meningkatkan daya saing ekonomi berkelanjutan, terutama upaya menuju tercapainya Indonesia Emas 2045.
“Saya menerima gelar ini dengan rendah hati dan tekad untuk terus berkontribusi pada dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Universitas Ma Chung,” ujarnya. (ren/nay)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana