MALANG KOTA - Musibah yang dialami keluarga Indrianto, 56, warga Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Gadang, Kecamatan Kedungkandang hanya berlangsung beberapa detik.
Sebuah truk molen menyeruduk warung nasi pecel milik keluarganya kemarin siang (29/3) sekitar pukul 12.00.
Bagian depan warung milik keluarga Indrianto hancur.
Dua motor milik keluarganya juga dilindas truk molen bernopol AG 8840 UP yang dikemudikan Agus Sudariyanto.
”Yang rusak rumah mertua saya,” terang pria yang akrab disapa In itu.
Saat kejadian, dia berada di bangunan sebelah rumah mertuanya.
Dia sedang mengelas.
Posisi tubuhnya menghadap ke teras bangunan.
Lalu terdengar suara tabrakan.
”Sepertinya berhenti di depan gang sembilan dan menabrak pohon dulu baru ke rumah mertua saya,” ucapnya.
Truk molen itu pun menutup seluruh bagian depan rumah mertua In.
Keluarganya sempat shock dengan kecelakaan tersebut.
”Saat itu ada lima orang dewasa dan tiga anak-anak yang berada di teras. Jadi posisinya benar-benar dekat dengan truk,” kata dia.
Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut.
”Warung kami sedang tutup. Selama puasa hanya melayani pembuatan kue kering, tapi sekarang alat-alat masaknya hancur,” tambahnya.
Selain dua motor milik keluarganya, dan satu motor tetangga In juga diseruduk truk molen tersebut.
”Yang selamat konter pulsa kami di sebelah rumah. Kalau diperkirakan kerugiannya mungkin Rp 50 juta,” sebut dia.
Atas musibah itu, keluarga In berencana melapor ke polisi.
Tujuannya agar bisa mendapat kejelasan terkait ganti rugi.
”Saya lihat tadi truknya sepertinya dari sebuah perusahaan,” imbuhnya.
Video Jurnalis Radar Malang Merekam Paska Peristiwa Kecelakaan, di bawah ini :
Sebuah truk molen Nopol AG 8840 mengalami kecelakaan di Jalan Raya Gadang, Kota Malang, Jumat siang (29/3).
— jawaposradarmalang (@radar_malang) March 30, 2024
Truk ini menghantam tiang listrik, warung pecel sekaligus sepeda motor yang berada di seberang Gadang Gang 7. pic.twitter.com/mpdKhWhAi7
Kanit Laka Unit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Isrofi mengatakan, dugaan sementara pengemudi truk itu kurang konsentrasi.
”Sopir tidak bisa menguasai kemudi hingga kendaraan oleng ke kiri,” kata dia.
Setelah oleng, truk menabrak dua bangunan di sekitar sana.
Selain itu, ada lima tiang provider internet, satu pohon, dan tiga sepeda motor milik warga yang dihantam.
”Tidak ada korban jiwa. Hanya saja, sopir mengalami luka ringan di bagian bibir dan wajahnya,” jelas Isrofi.
Sopir asal Blitar yang berusia 55 tahun itu kemudian dilarikan ke RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapat perawatan. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana