Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dua Rumah di Bunulrejo Malang Ambrol Terbawa Longsor, Pondasi dan Tembok Rontok ke Sungai Bango

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 16 April 2024 | 16:56 WIB

 

DITUTUP TERPAL: Bagian belakang dua rumah di Jalan Hamid Rusdi Gang 3, nomor 234, RT 2/RW 12, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing ambrol terbawa longsor.
DITUTUP TERPAL: Bagian belakang dua rumah di Jalan Hamid Rusdi Gang 3, nomor 234, RT 2/RW 12, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing ambrol terbawa longsor.

MALANG KOTA – Longsor yang berdampak pada rumah di atas sempadan sungai kembali terjadi pada Minggu malam (14/4) dan Senin Siang (15/4).

Kali ini menimpa dua rumah di Jalan Hamid Rusdi Gang 3, nomor 234, RT 2/RW 12, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing.

Dua rumah itu dibangun tepat di atas bibir Sungai Bango.

Pemilik rumah terdata atas nama Lukas Gan Oek Liok dan Wayan.

Total bagian rumah yang rusak 15 meter persegi.

Kerusakan di rumah Lukas seluas 12 meter persegi, sisanya di rumah Wayan.

”Lalu ada fondasi setinggi tiga meter dan tembok setinggi tiga meter yang ambrol,” katanya Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang Surya Adhi Nugroho.

Dia menjelaskan, dua rumah yang berada di sempadan sungai itu memang sangat rawan terbawa longsor.

Demikian pula dengan rumah-rumah lain di sekitarnya.

Untuk sementara, penanganan dilakukan dengan menutup bagian rumah yang terbuka akibat longsor dengan terpal.

Hari ini (16/4) akan didiskusikan bersama instansi terkait agar segera dilakukan penanganan.

Anak Lukas yang bernama Bintang Indrawan menjelaskan, longsor terjadi sekitar 19.40, tepat setelah hujan reda.

Namun, sebelumnya di rumah tersebut sudah terdapat retakan sepanjang dua meter.

Retakan itu diduga terjadi saat nada gempa beberapa hari lalu.

Ditambah dengan lokasi rumah yang berada di dekat sungai.

”Sebenarnya sudah mau kami betulkan besok (tanggal 16 April), tapi ternyata sudah longsor duluan,” ungkapnya.

Beruntung tidak sampai ada korban jiwa atau perabotan yang jatuh ke sungai. Kebetulan bagian yang longsor merupakan gudang.

”Tapi ada perabotan milik Pak Wayan, seperti kursi yang jatuh," imbuh Bintang.

Setelah longsor pertama pada Minggu malam, longsor kembali terjadi Senin siang (15/4), sekitar pukul 12.00.

Untuk sementara, pemilik rumah belum bisa melakukan perbaikan.

Mereka menunggu koordinasi dengan dinas terkait.

”Informasinya, BPBD bersama PU akan melakukan pembersihan pada hari Selasa,” ucapnya. (mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#bunulrejo #longsor #malang