MALANG KOTA - Nahas menimpa Eddy Prasetyo, 57, pada Rabu pagi (8/5), sekitar pukul 04.05.
Saat menarik gerobak sampah di dekat Pertigaan Jalan MT Haryono, tiba-tiba dia ditabrak mobil dari arah belakang.
Memar di kepala membuatnya dirawat di Rumah Sakit Islam Unisma.
Sementara pengendara mobil yang menabrak langsung kabur.
Eddy merupakan tukang sampah yang tidak tergabung dalam pekerja Dinas Lingkungan Hidup.
Status warga Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang tersebut buruh harian lepas.
Pagi itu dia menarik gerobak sampah dari arah barat ke timur.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Isrofi mengatakan, Eddy tidak pernah menyadari jika ada mobil yang menuju ke arah gerobaknya dari arah belakang.
Karena itu dia tidak punya kesempatan menghindar saat mobil menghantam gerobaknya.
Akibatnya, Eddy terdorong ke depan, jatuh, dan tertimpa gerobak sampah.
Beberapa warga sempat mengejar dan menghentikan mobil Toyota Yaris putih yang menabrak Eddy.
Saat semakin banyak warga yang mendekat, ternyata mobil itu malah kabur.
”Kami sempat mengalami kendala melacak mobil itu karena pelat nomornya tidak kelihatan jelas,” kata Isrofi.
Beruntung ada yang mengetahui bahwa mobil tersebut parkir di depan musala Jalan Puncak Borobudur, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Ketika diperiksa, mobil itu dalam kondisi kosong.
Tidak ada pengemudinya.
Bumper depan mobil itu ringsek.
Ternyata juga tidak ada pelat nomornya di bagian depan maupun belakang.
Meski demikian polisi tetap melakukan pengejaran.
Kemarin sore, Isrofi mengatakan bahwa pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Polresta Malang Kota.
Namun dia belum bersedia membeberkan identitas pelaku dengan alasan masih dalam proses penyelidikan.
Polisi juga menelusuri penyebab kecelakaan.
Apakah karena kerusakan bagian tertentu mobil yang menyebabkan hilang kendali.
Atau karena kelalaian pengendara. (aff/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana