MALANG KOTA– Lagi-lagi solar tumpah di jalanan Kota Malang dan memicu kecelakaan.
Kemarin (9/7), sekitar pukul 13.00, kasus itu terjadi di Jalan Tumenggung Suryo, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, tepatnya di depan kantor Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI).
Tiga orang pengendara motor terpeleset dan mengalami luka ringan.
Kasus solar tumpah kali ini tidak seperti yang biasa terjadi.
Sebab, solar itu jatuh dari sebuah mobil pikap bersama empat jeriken merah berukuran masing-masing 10 liter.
Jeriken itu pecah, sehingga solarnya menutup aspal.
Sembari menunggu petugas tiba, beberapa warga menutup tumpahan solar itu dengan jerami.
Tujuannya agar pengendara motor yang melintas tidak terpeleset.
Sebab, tumpahan solar yang menggenang cukup tebal dan sangat licin Anggota Satlantas Polsek Blimbing Aipda Suhartono menjelaskan, lalu lintas dalam kondisi ramai saat terjadi tumpahan solar.
Dia juga mendapat laporan ada tiga pengendara motor yang terpeleset.
”Karena hanya mengalami luka ringan, mereka bisa langsung melanjutkan perjalanan,” terangnya.
Sementara itu, Anggota Regu Dua UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Dedi Irawan mengaku mendapat laporan pada pukul 13.00.
Namun, pihaknya baru bisa mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 13.30.
Mereka lebih dulu membersihkan tumpahan pasir di depan Rumah Dinas Wali Kota Malang, Jalan Besar Ijen Nomor 2.
”Kami membersihkan tumpahan pasir terlebih dulu selama 15 menit.
Setelah itu baru meluncur ke Jalan Tumenggung Suryo,” jelasnya.
Proses pembersihan solar itu membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Tim Damkar mengerahkan satu unit mobil dan delapan personel yang terdiri dari tiga petugas damkar dan lima relawan.
Pembersihan dimulai dengan pembasahan di jalan, kemudian menaburkan detergen dan menyapu jalan menggunakan sapu lidi sampai bersih.
Menurut Dedi, di Jalan Tumenggung Suryo memang sering terjadi tumpahan solar.
Itu karena lokasinya kerap dilewati dengan truk muatan besar.
Semua kendaraan yang menumpahkan solar itu langsung kabur.
Tidak ada yang beriktikad baik membantu pembersihan.
Berdasar penelusuran wartawan koran ini, kasus pertama solar tumpah di jalanan terjadi pada 9 April lalu di Jalan Kolonel Sugiono.
Bulan berikutnya tercatat 2 kejadian di Jalan Borobudur.
Sementara pada Juni lalu terjadi empat kasus.
Untuk bulan ini baru satu kasus.
Seluruhnya memicu kecelakaan pengendara motor. (mel/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana