Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemuda Asal Malang, Rabu Hilang, Kamis Ditemukan Mengambang

Bayu Mulya Putra • Jumat, 12 Juli 2024 | 20:15 WIB
KELUARGA TOLAK OTOPSI: Warga menyaksikan proses evakuasi pemuda yang ditemukan meninggal di sungai Kampung Warna Warni, Jodipan, kemarin.
KELUARGA TOLAK OTOPSI: Warga menyaksikan proses evakuasi pemuda yang ditemukan meninggal di sungai Kampung Warna Warni, Jodipan, kemarin.

MALANG KOTA- Seorang pemuda bernama Muhammad Farial Andi Kusuma ditemukan meninggal dunia di Kampung Warna Warni, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, kemarin (11/7).

Pemuda yang diketahui berasal dari Jalan Aris Munandar RT 3/RW 4, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen itu diduga meninggal karena hanyut.

Roli Amiwijayanti, warga RT 6 RW 2 Kelurahan Jodipan menyebut, Farial ditemukan meninggal dalam kondisi mengambang dan tersangkut di batu.

Tepatnya di bawah jembatan kereta api.

”Warga melihat jenazah dalam kondisi tertelungkup sekitar pukul 12.30,” kata dia.

Roli belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Farial.

Dari informasi yang beredar, ada yang mengatakan Farial hendak membuang sampah di sekitar Kampung Warna-Warni.

Sementara itu, Ketua RT 3 RW 4 Kelurahan Sukoharjo Edi Mulyono menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal, keluarga korban sempat meminta tolong kepadanya.

Sebab, sejak Rabu lalu (10/7) sekitar pukul 10.00 pemuda berusia 25 tahun tersebut tak kunjung pulang.

Padahal, sehari-hari Farial tidak pernah pergi jauh.

Dari pagi sampai siang, Farial biasanya mengumpulkan rongsokan.

Kebetulan, dia lah yang bertugas mengumpulkan rongsokan dan sampah di kampungnya.

Lalu menjelang sore, korban biasa membantu bibinya berjualan makanan di depan gang.

Namun, Rabu lalu (10/7) Farial hanya kembali ke rumah pukul 10.00.

Setelah itu, keluarga tidak mengetahui posisinya.

”Sempat ada salah satu tetangga yang bertemu almarhum di Pasar Besar pukul 13.00. Kemudian, tidak ada kabar sampai malam,” terangnya.

Keluarga lantas melapor ke perangkat setempat.

Akhirnya, warga di sana berinisiatif melakukan pencarian.

Farial baru ditemukan kemarin siang dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Tidak diketahui penyebab meninggalnya korban.

Sebab, pihak keluarga menolak jenazah yang hendak diotopsi rumah sakit.

”Kalau dugaan sementara hanyut, karena korban memiliki riwayat epilepsi. Korban juga merupakan disabilitas. Bagian tangan dan kaki kanannya pincang,” imbuh Edi.

Dia menambahkan, Farial tinggal bersama ibunya yang bernama Sulastri dan dua adiknya.

Tak jauh dari rumah mereka, ada rumah dua kakaknya yang sudah berkeluarga.

Slamet, salah seorang warga setempat yang kerap berinteraksi dengan Farial menyebut, pemuda tersebut adalah orang baik.

Banyak warga sekitar yang akrab dengannya.

”Setiap dapat hasil menjual rongsokan suka traktir orang-orang di warung,” cerita dia. (mel/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#ditemukan mengambang #Pemuda #malang #hilang