Malang – Jumat malam (13/9), kebakaran melanda Pasar Comboran di Kota Malang.
Api mulai muncul sekitar pukul 17.30 WIB di lantai tiga pasar tradisional tersebut.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk memadamkan api, dibantu oleh Satpol PP, BPBD, TNI/Polri, serta sejumlah relawan.
Lebih dari 60 petugas gabungan beserta empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani insiden ini.
Ambulans juga disiagakan di lokasi.
Dalam waktu sekitar 3,5 jam, api yang melahap lantai tiga berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa, meski kerugian material tidak dapat dihindari.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Tim Inafis dan Forensik Polresta Malang Kota terus melakukan investigasi untuk mencari tahu asal mula kejadian ini.
Penjabat Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses evakuasi dan penanganan kebakaran di Pasar Comboran, didampingi oleh Sekda Kota Malang, Kasatpol PP, dan Kalaksa BPBD Kota Malang.
Iwan juga meninjau kondisi pasar pasca-kebakaran.
Saat ditemui di lokasi, Iwan menyatakan keprihatinannya atas peristiwa kebakaran tersebut.
Menurutnya, kejadian ini harus dijadikan bahan evaluasi, terutama terkait ketersediaan dan fungsi fasilitas pasar.
Iwan juga mengapresiasi upaya cepat dari petugas yang berhasil mengendalikan api sebelum menyebar lebih luas dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengadakan pertemuan dengan para pemangku kepentingan untuk membahas langkah-langkah penanganan pasca-kebakaran di Pasar Comboran.
"Saya berada di Pasar Comboran saat ini, dan saya merasa prihatin atas kejadian ini. Dari pantauan saya, memang diperlukan perhatian lebih terhadap fungsi pasar agar ditata kembali sesuai peruntukannya," ujarnya.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim, terutama pemadam kebakaran, Satpol PP, BPBD, TNI/Polri, dan para relawan yang bekerja sama mengatasi kebakaran ini. Ke depan, kita akan mengadakan pertemuan dengan seluruh pihak, termasuk paguyuban pedagang, untuk mencegah agar kejadian serupa tidak terulang," lanjut Iwan.
Sementara itu, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menyatakan bahwa langkah awal setelah pemadaman adalah sterilisasi area untuk mendukung proses investigasi lebih lanjut.
Erik menambahkan bahwa Pemkot Malang akan segera melakukan identifikasi teknis untuk menghitung kerugian dan mempersiapkan proses pemulihan pasar.
"Saat ini, fokus kami adalah memadamkan api dan menemukan penyebab kebakaran. Setelah itu, langkah taktis berikutnya adalah menurunkan tim teknis untuk menghitung kerugian dan memulai pemulihan pasar," pungkasnya.
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana