Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pencarian Lansia Hanyut di Kabupaten Malang Dihentikan

Mahmudan • Rabu, 2 Oktober 2024 | 03:00 WIB
LANSIA HANYUT: Tim gabungan menyisir sungai sejauh 3 kilometer dari lokasi hanyutnya korban. Hingga kemarin (27/9) pencarian belum membuahkan hasil.
LANSIA HANYUT: Tim gabungan menyisir sungai sejauh 3 kilometer dari lokasi hanyutnya korban. Hingga kemarin (27/9) pencarian belum membuahkan hasil.

KEPANJEN - Hingga pencarian hari ketujuh kemarin (30/9), Achmad Tamri belum ditemukan.

Lansia 79 tahun hanyut terseret arus sungai Dusun Sembojo RT 1 RW 1 Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen pekan lalu.

Pada 27 September lalu, korban membersihkan sampah untuk mencari kayu di sungai sekitar rumahnya.

Saat itu kondisinya hujan deras.

Karena intensitas hujan lebat, debit air meningkat dan air mengalir deras.

Korban berpegangan perlak plastik yang menyangkut, namun akhirnya dia hanyut terseret arus yang deras.

Dantim dari Badan Nasional Pencairan dan Pertolongan (BASARNAS) Bayu Prasetyo mengatakan, operasi pencarian tetap berfokus ke sekitar tempat kejadian musibah (TKM).

Sebab ada dugaan jasad tersangkut di tempat tersebut karena banyaknya sampah dan kayu.

”Kita juga mendapati ada bau, tetapi setelah di cek ternyata bangkai kambing,” katanya.

Personel gabungan yang melakukan pencarian langsung terjun ke air.

Dengan perlengkapan pelampung dan tubbing.

Selain menyusuri sekitar TKM, mereka juga sudah menyisir dari sungai metro sampai ke selatan wilayah Dempok, Kecamatan Pagak.

”Kami juga mengumumkan kepada nelayan di sana, apabila mengetahui ada jenazah bisa dilaporkan,” katanya.

Karena sudah berlangsung sekitar tujuh hari dan jenazah tidak ditemukan.

Bayu mengungkapkan bahwa pencarian itu bakal ditutup.

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Hanyut #pencarian #Kabupaten Malang #lansia #dihentikan