KABUPATEN - Sebuah gudang penyimpanan properti wedding berukuran panjang 12 meter dan lebar delapan meter di Desa Gunungjati, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, habis dilalap api, Selasa dini hari (15/10).
Dugaan sementara, kebakaran di Kabupaten Malang ini dipicu korsleting listrik.
Kerugian dari kebakaran di Kabupaten Malang ini diperkirakan mencapai Rp 30 juta.
Gudang itu milik pengusaha dekorasi dan properti wedding Samsul Arifin, 37.
Lokasinya tak jauh dari rumah Samsul.
Di dalamnya terdapat kerangka besi tenda, gerobak sorong, tabung gas, hingga peralatan untuk prasmanan.
Semuanya tampak hangus.
Bahan dekorasi wedding yang terbuat dari kayu dan styrofoam dan ditempeli bunga-bunga plastik ikut habis terbakar.
Demikian pula dengan kain-kain untuk dekorasi dan tenda hajatan, seperti tak tersisa.
Kebakaran itu diketahui sekitar pukul 00.30.
Beberapa tetangga Samsul mengaku melihat api yang sudah membara dari dalam gudang tersebut.
Mereka lantas membangunkan Samsul dan bersama-sama berusaha melakukan pemadaman.
Kepala Regu 3 Damkar Kabupaten Malang Andrianto menjelaskan, api cepat menyebar karena di dalam gudang terdapat barang-barang yang mudah terbakar.
Sebagian adalah kain, kayu, dan styrofoam.
“Jadi ketika muncul titik api, sudah jelas menyebarnya sangat cepat,” ujarnya.
Pihak damkar baru menerima laporan pada pukul 00.55.
Saat itu kondisi gudang sudah hampir habis.
Ketika petugas datang pada pukul 01.15, api masih membara.
Butuh waktu satu jam bagi petugas untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan.
Besar kemungkinan kebakaran itu disebabkan korsleting listrik.
Karena gudang dalam kondisi kosong, tidak ada yang menyadari saat api pertama muncul.
Warga sekitar dan pemilik baru menyadari saat api sudah membesar membakar hampir seluruh bagian bangunan.
“Total kerugian pemilik gudang kurang lebih Rp 30 juta,” lanjut Andrianto. (aff/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana