Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kecelakaan di Pakis Malang : Gadis Pemotor Patah Tulang akibat Serempet Mobil

Mahmudan • Jumat, 3 Januari 2025 | 02:00 WIB

 

LAKA: Polisi melakukan oleh TKP di lokasi kecelakaan, jalan Raya Pakis, Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis kemarin (1/1).
LAKA: Polisi melakukan oleh TKP di lokasi kecelakaan, jalan Raya Pakis, Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis kemarin (1/1).

PAKIS – Musibah menimpa dua gadis asal Surabaya, yakni Dian Agustin, 27, dan Risma Dewi Citra, 21.

Keduanya mengalami patah tulang kaki dan bahu kiri akibat menyerempet mobil di Jalan Raya Pakis, Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, kemarin (1/1).

Mulanya, Dian yang berboncengan dengan Risma mengendara sepeda motor honda beat bernomor polisi L 3464 OG.

Dia melaju dari arah Pakis menuju Tumpang.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), mobil Toyota di depannya hendak putar balik, sehingga mengambil lajur tengah jalan.

Mobil Toyota Avanza dengan nopol N 1664 ACA itu dikendarai oleh Wagiri, 65, warga Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru.

Saat itu sekitar pukul 07.30 dan arus lalu lintas terlihat sepi.

Karena jarak motor korban dengan mobil terlalu dekat, Dian tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga merempet bodi mobil.

Hal itu mengakibatkan pengendara motor besarta penumpang terpental.

“Baik pengendara maupun penumpang sepeda motor sama sama terpental ke aspal,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Pol res Malang Ipda Joko Taruna.

Keduanya mengalami luka luka yaitu patah tulang kaki dan bahu kiri. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut melakukan pertolongan.

Kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang agar mendapatkan perawatan.

Kerugian material yang diderita kedua korban diperkirakan Rp 2 juta.

Melihat kondisi kendaraan ringsek di bagian depan.

Namun seluruh kerugian dan biaya pengobatan ditanggung oleh pengemudi mobil.

Joko mengatakan, kendaraan yang akan melakukan putar balik wajib memperhatikan situasi sekitar dan memberikan prioritas kepada kendaraan yang berjalan lurus.

Dia menilai pengemudi mobil dinilai kurang memperhatikan dua poin utama tersebut, sehingga terjadi kecelakaan.

“Pihak pengemudi mobil sudah kami periksa dan bersedia menanggung biaya pengobatan dan perawatan,” lanjut perwira dengan satu balok emas di pundaknya itu. (aff/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Pakis #Kecelakaan di Malang