Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ditinggal ke Apotek, Rumah Warga Gondanglegi Ludes Terbakar Akibat Penanak Nasi

Mahmudan • Selasa, 4 Maret 2025 | 21:29 WIB

 

KORSLETING LISTRIK: Tim Damkar Kabupaten Malang berhasil memadamkan api di rumah milik Faris Nurhakim setelah  melakukan pemadaman selama 1 jam 15 menit.
KORSLETING LISTRIK: Tim Damkar Kabupaten Malang berhasil memadamkan api di rumah milik Faris Nurhakim setelah melakukan pemadaman selama 1 jam 15 menit.

 

GONDANGLEGI - Rumah milik Faris Nurhakim, 45, warga Dusun Krajan, Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi ludes dilalap si jago merah, Minggu malam (2/3). Diduga, kebakaran berawal dari korsleting listrik alat penanak nasi.

Api diketahui berkobar sekitar pukul 19.45. Saat itu rumah kosong karena Faris bersama keluarga pergi membeli obat di apotek. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor ke apotek di Dusun Tanggung, Desa Turen, Kecamatan Turen. Warga yang mengetahui kobaran api berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sebagian warga juga menghubungi korban, bahwa rumahnya kebakaran. ”Saat itu tetangga korban berusaha memadamkan api, namun kebakaran tetap membesar,” ujar Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin.

Api mudah membesar lantaran dipenuhi perabotan yang mudah terbakar. Rata-rata berbahan kayu dan plastik. Sekitar 15 menit kemudian, personel Damkar Kabupaten Malang tiba di lokasi. Mereka langsung menyemprotkan air ke bangunan seluas 7x9 meter itu. Lukman mengatakan, api dipicu dari korsleting pada jaringan listrik alat penanak nasi yang berada di area dapur. Karena letak alat penanak nasi berada di atas meja dengan taplak berbahan kain, sehingga api cepat membesar. “Kerugian yang diderita korban mencapai Rp 70 juta,” lanjut Lukman.

Sedangkan Kepala Regu 4 Damkar Kabupaten Malang Samsul Baqtiar mengatakan, proses pemadaman api cukup sulit lantaran api sudah menyebar ke seluruh rumah. Butuh lima unit mobil damkar hingga api benar-benar padam. ”Kami membutuhkan waktu 1 jam 15 menit untuk memastikan api benar-benar padam,” kata dia. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#kebakaran #gondanglegi malang #damkar malang #Kebakaran malang #pemadam kebakaran #turen #kebakaran rumah #kasus kebakaran