Grafis gaduh yang terjadi di Sidoarjo.
Lakukan Konvoi hingga Aniaya Lima Orang
“Nggak ada laporan sampai saat ini (kemarin).”
AKP IWAN SETYAWAN
Kapolsek Jabon
SIDOARJO - Gerombolan kelompok perusuh atau gan gster kembali berulah di Kota Delta.
Mereka disebut melakukan penganiayaan dengan senjata tajam (sajam).
Bahkan, lima orang menjadi korban pembacokan.
Kabar itu sempat viral di media sosial (medsos) kemarin (17/3).
Kejadiannya disebut terjadi di Jabon.
”Gangster. Area Jabon Tol HK,” bunyi kalimat yang disematkan dalam rekaman berdurasi 1 menit 11 detik itu.
Awalnya terlihat sekelompok pengendara motor sedang konvoi.
Di antaranya terlihat membawa sajam.
Video berlanjut dengan tampilan lima korbannya yang sedang menumpang dua motor.
Beberapa tampak terluka di bagian kepala.
Kapolsek Jabon AKP Iwan Setyawan mengaku sudah mengetahui video itu.
Namun, dia mengklaim tidak mendapat laporan dari korban.
”Nggak ada laporan sampai saat ini (kemarin),” ungkapnya ke pada Jawa Pos.
Informasi yang diterimanya, peristiwa itu terjadi Minggu (16/3).
Iwan menyatakan, pihaknya langsung menyisir area eks gerbang tol HK Jabon untuk memastikan.
Tetapi, tidak ada temuan apa pun.
Termasuk bekas darah yang sempat ramai di medsos.
”Tidak terpantau ada kejadian apapun di sana,” terang Iwan.
Di hari yang sama, pelaku perang sarung tertangkap di Porong. Kapolsek Porong AKP Anak Agung membenarkannya.
Namun, dia memastikan tidak ada sajam.
Agung menambahkan, mereka langsung bubar, tetapi satu berhasil diamankan.
”Masih anak-anak. Didata dan dibina agar tidak mengulangi,” jelasnya.
Mantan Kasipropam Polresta Sidoarjo itu menegaskan tidak ada penangkapan terkait gangster.
Agung pun mengimbau masyarakat yang menjadi korban agar melapor.
”Sejauh ini tidak ada,” ujarnya. (edi/uzi/adn)
Editor : A. Nugroho