KABUPATEN – Tiani, 64, warga RT 3 / RW 4, Dusun Sonokembang, Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi dinyatakan hilang sejak 19 Maret lalu.
Pencarian yang dilakukan pihak keluarga korban bersama petugas membuahkan hasil, kemarin (22/3).
Sayangnya, lansia tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal di dalam sumur. Lokasi sumurnya di sebuah perkebunan jagung di dusun yang sama.
”Itu jalan pintas yang biasa dilewati korban setelah belanja sayur,” terang Kapolsek Gondanglegi AKP Lukman Hudin.
Baca Juga: Konten Kreator Temukan Mayat di Dalam Gua Pletes Kabupaten Malang
Sebelum dinyatakan hilang, Tiani pamit membeli sayuran kepada adiknya, Riduan, pada Selasa pagi (18/3).
Korban berangkat dari rumahnya pukul 06.00. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang. Keesokan harinya, menantu korban yang bernama Mukhamad Mahmudi, 53, melaporkan kasus hilangnya korban ke Polsek Gondanglegi.
Keberadaan korban ditemukan kemarin pagi (22/3) sekitar pukul 06.00. Yang pertama mendapatinya yakni Maryanto, 52, perangkat Dusun Sonokembang, Desa Sepanjang.
Mendengar kabar penemuan itu, Kepala Desa Sepanjang, Tenaga Kesehatan Puskesmas Gondanglegi, serta personel Polsek Gondanglegi turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Pemeriksaan awal sudah dilakukan polisi.
Baca Juga: Tertabrak Mobil, Warga Kedungkandang Malang Meninggal
”Dugaannya tidak sengaja tercebur sumur, tidak ada permasalahan dengan pihak keluarga sebelumnya,” tambah Lukman.
Setelah proses evakuasi rampung, jenazah korban langsung dibawa menuju rumah duka.
”Pihak keluarga korban menolak otopsi. Kami juga sudah mendapatkan surat penolakan dari pihak keluarga dan perangkat Desa Sepanjang,” kata Lukman.
Kabarnya pihak keluarga menyebut bahwa korban sedang mengidap penyakit. Mereka memilih menerima hal tersebut sebagai musibah. (wb4/by)
Editor : Aditya Novrian