Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Akses Batu-Mojokerto lewat Cangar Masih Tertutup

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 7 April 2025 | 16:54 WIB
TERTIMBUN LONGSOR: Petugas BPBD provinsi Jatim meninjau kondisi Jalan Raya sumberbrantas-pacet yang masih tertim bun material longsor kemarin (6/4). (SARIYO NURSENO FOR RADAR MALANG)
TERTIMBUN LONGSOR: Petugas BPBD provinsi Jatim meninjau kondisi Jalan Raya sumberbrantas-pacet yang masih tertim bun material longsor kemarin (6/4). (SARIYO NURSENO FOR RADAR MALANG)

BATU - Sejak tertimbun bencana longsor pada Kamis lalu (3/4), jalan alternatif Batu-Mojokerto di kawasan Cangar belum bisa diakses sama sekali.

Penanganan masih menunggu assessment dari pihak terkait karena kondisi tanah di sana masih labil.

Rencananya, pembersihan material longsor dilakukan hari ini (6/4) dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

Seperti diberitakan sebelumnya, bencana longsor itu menyebabkan dua kendaraan terlempar dari jalan.

Peristiwa tragis itu menyebabkan seluruh penumpang yang berjumlah 10 orang meninggal dunia.

Selain menerjang kendaraan, material longsor juga menutupi seluruh badan jalan.

Lokasi longsoran yang hendak dibersihkan sebenarnya cenderung lebih dekat dengan wilayah Batu.

Yakni sekitar 1 kilometer dari pemandian air panas Cangar.

Menurut Plt Kepala Pelaksana Badan Penang gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Arif Pur wanto, ketebalan material longsor yang menutup jalan bervariasi.

Ratarata antara 6080 cm.

Panjang jalan yang terkena material longsor lebih dari 100 meter.

Petugas tak bisa langsung melakukan upaya pem bersihan akibat kondisi tanah tebing di atasnya yang labil.

Cenderung gembur karena ada aliran air di atasnya, sehingga berpotensi terjadi rawan longsor.

Saat ini semua pihak masih menunggu informasi lebih lanjut dari BPBD Provinsi Jatim terkait rencana penanganan selanjutnya.

“Yang jelas personel kita sudah siap apabila diminta membantu,” ujarnya.

Kemarin, (BPBD) Kota Batu diminta bantuan untuk menunjang kelancaran jalur telekomunikasi.

Sebab, di lokasi tersebut cenderung tidak ada sinyal.

Mereka pun menyediakan pemancar portable untuk menunjang komunikasi melalui HT agar penanganan pembersihan jalan bisa berjalan lancar.

”Waktu evakuasi korban pada Jumat lalu, kami sampai harus naik ke atas di wilayah Desa Sumber brantas, Kecamatan Bumiaji untuk mendapatkan sinyal guna mengirimkan tahapan tahapan penanganan evakuasi korban,” terang Arif.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jatim Satriyo Nurseno membenarkan bahwa pembersihan material longsor dimulai hari ini (6/4).

Mereka akan terjun ke lapangan sejak pukul 06.00 pagi.

Yang pertama dilakukan adalah menangani aliran air ke longsoran agar kering.

Setelah itu, personel safety officer di tempatkan di bebe rapa titik untuk memastikan area aman dari potensi longsor susulan.

”Setelah aman, maka akan dilakukan pembersihan. Dimulai dengan memotong tiga pohon,” ujarnya.

Dari hasil mitigasi, tiga pohon yang berada di dekat jalan dinilai akan membuat tanah di sekitar berat.

Sehingga meningkatkan risiko terjadinya longsor.

Selanjutnya dilakukan pembersihan jalur dengan menggunakan alat berat dan dump truk

Mereka juga berencana mengevakuasi dua unit kendaraan masih berada di dalam jurang. (iza/fat)

Editor : A. Nugroho
#batu #mojokerto #Evakuasi #Cangar #Jalur #Bencana #Logsor