SURABAYA – Tiga dari lima penghuni rumah di Jalan Kedung Rukem IV, Tegalsari, berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran kemarin (17/4) dini hari dengan cara melompat ke atap.
Mereka adalah Umi Suhana, 65, M. Hasan Basri, 32, dan Lukman Harun Alrasyid, 24.
Sementara dua orang lainnya Warsono, 69, dan Suci Ramadhan, 36, meninggal dunia.
Dua orang meninggal tersebut merupakan ayah dan anak.
Zulkarnain Al Muhajir, warga sekitar menuturkan bahwa dia mengetahui kebakaran setelah mencium bau asap menyengat dari rumahnya yang persis di belakang rumah Warsono.
”Pas lihat ada api, langsung pintu rolling door-nya saya gedor-gedor buat ngasih tahu,” ungkapnya.
Api sudah menyebar memenuhi lantai satu tanpa dinding penyekat itu.
Warsono yang sakit stroke tinggal di lantai satu.
Sedangkan empat penghuni lainnya di lantai kedua.
”Beruntung ketiga penghuni bisa menyelamatkan diri ke rumah tetangga lewati atap,” ungkapnya.
Terpisah, Kapolsek Tegalsari Kompol Rizki Santoso memaparkan, masih menyelidiki pemicu utama dari kebakaran.
”Dugaan awal asap api dari korsleting listrik,” ujarnya.
Setelah kebakaran, Umi dan kedua anaknya tinggal di rumah mereka yang lain sekitar 50 meter dari tempat kejadian.
Sementara jenazah kedua korban dimakamkan di Makam Umum Tembok Dukuh seusai adzan Duhur.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Laksita Rini mengatakan Warsono ditemukan di anak tangga antara lantai satu dan dua.
Sementara Suci di depan kamar lantai dua.
Sebanyak 15 unit dikerahkan untuk memadamkan api. (leh/dya/jun/adn)
Editor : A. Nugroho