Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rindu Istri, Pria asal Bogor Gantung Diri

Mahmudan • Kamis, 24 April 2025 | 16:56 WIB
MUSIBAH: Aparat kepolisian mengevakuasi jenazah korban di pekarangan desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis. (POLSEK PAKIS FOR RADAR KANJURUHAN)
MUSIBAH: Aparat kepolisian mengevakuasi jenazah korban di pekarangan desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis. (POLSEK PAKIS FOR RADAR KANJURUHAN)

PAKIS – Rojalih, 81, ditemukan meninggal dalam keadaan tergantung pekarangan rumah anaknya di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, Selasa malam (22/4).

Jasad pria asal Depok, Jawa Barat tersebut menggantung di pohon jeruk.

Empat hari sebelumnya, korban mengeluh ingin menyusul istrinya yang sudah meninggal setahun lalu.

Korban terakhir terlihat sekitar pukul 11.00.

Salah satu saksi, Luqman Hakim yang merupakan tetangga masih berpapasan dengan korban.

Sebelumnya kisaran pukul 10.00 anak korban bernama Yunita Rita berpapasan dengan korban di ruang tamu.

“Pamitnya mau membeli rujak dan tidak kembali lagi,” ujar Kapolsek Pakis AKP Suyanto kemarin.

Jasad korban ditemukan oleh menantunya, Ahmad Yani saat mengantarkan temannya pulang.

Kisaran pukul 17.40 menantunya tidak sengaja menoleh ke pekarangan sebelah kiri.

Saat itu terlihat seseorang berdiri dan diam tidak bergerak.

Karena lokasi remang remang, Yani mendekat.

Rupanya jasad mertuanya sudah tergantung tak bernyawa.

Diduga, korban sengaja menggantungkan dirinya di pohon jeruk menggunakan kabel listrik (fiber optik).

”Kesimpulannya tidak ditemukan luka-luka mencurigakan dan kasus ini kami simpulkan sebagai bunuh diri murni,” lanjut Suyanto.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak berkenan otopsi.

Sesaat setelah diturunkan jenazah langsung dimandikan oleh pihak keluarga.

Korban tinggal di rumah anaknya di Pakis sejak 18 April lalu.

Sebelumnya korban tinggal di Jakarta bersama anak korban yang lain.

Korban kerap mengeluh karena rindu kepada istrinya yang sudah meninggal satu tahun lalu.

Untuk itu korban pergi ke Malang mendatangi anaknya.

Tidak ada riwayat utang ataupun pinjaman online yang bisa saja memicu korban untuk mengakhiri hidup. (aff/dan)

Editor : A. Nugroho
#Peristiwa #bogor #gantung diri #Tewas