Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tabrak Pembatas Jalan di Jembatan Kedungkandang, Sopir Truk Asal Mojokerto Meninggal

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 10 Mei 2025 | 19:07 WIB
SENDIRIAN: Truk Mitsubishi bernopol AB 8488 BB tersangkut di tengah Jembatan Kedungkandang setelah menabrak pembatas jalan, kemarin pagi (9/5). (SATLANTAS POLRESTA MALANG KOTA FOR RADAR MALANG)
SENDIRIAN: Truk Mitsubishi bernopol AB 8488 BB tersangkut di tengah Jembatan Kedungkandang setelah menabrak pembatas jalan, kemarin pagi (9/5). (SATLANTAS POLRESTA MALANG KOTA FOR RADAR MALANG)

“Yang bersangkutan melaju dari selatan ke utara. Lalu diduga tidak konsentrasi dalam berkendara.”

IPDA M. ISROFI

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota

MALANG KOTA – Arus lalu lintas di Jembatan Kedungkandang sedikit terhambat kemarin pagi (9/5).

Itu setelah truk Mitsubishi bernopol AB 8488 BB mengalami kecelakaan tunggal di sana.

Pengemudinya, A. Hidayatulloh, 53, warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dilaporkan meninggal dunia.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Ipda M. Isrofi menjelaskan, kecelakaan berlangsung sekitar pukul 08.30.

Saat itu, korban mengemudikan truk berwarna kuning sendirian tanpa ditemani kernet.

”Yang bersangkutan melaju dari selatan ke utara. Lalu diduga tidak konsentrasi dalam berkendara,” kata Isrofi.

Karena tidak konsentrasi, truk muatan yang dibawa Hidayatulloh oleng ke kanan hingga menabrak dinding pembatas jalan di sisi kiri jembatan.

Setelah itu truk tetap bergerak dan oleng ke kanan.

Lajunya terhenti di median jalan yang berada di tengah jembatan.

Sejumlah warga yang melihat kejadian itu langsung menghampiri truk.

Saat dicek, tubuh Hidayatulloh tergeletak ke kursi penumpang di sebelah kiri.

Kondisinya masih menggunakan sabuk pengaman.

Warga segera melaporkan kejadian ke polisi.

Kemudian, polisi bersama PMI Kota Malang melakukan evakuasi sekitar pukul 08.43.

”Pada pukul 09.00, pihak PMI Kota Malang dibantu relawan membawa korban ke IGD RSUD dr Saiful Anwar (RSSA). Sebab, korban mengalami sejumlah luka,” imbuh perwira dengan dua balok emas di pundak tersebut.

Dalam perawatan intensif di IGD RSSA, nyawa Hidayatulloh tidak tertolong.

Jenazah lantas dibawa ke kamar jenazah dan sudah dijemput pihak keluarga.

Selain membuat nyawa sopir melayang, truk juga mengalami sejumlah kerusakan.

Pihak kepolisian perlu menderek truk yang berada di atas median jalan. (mel/by)

Editor : Aditya Novrian
#kecelakaan tunggal #meninggal #dinding #truk #pembatas #Sopir #menabrak