GONDANGLEGI - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Trunojoyo, Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi pada Kamis malam (15/5).
Dua sepeda motor yang berjalan dari arah berlawanan bertabrakan.
Kedua pengendara mengalami luka-luka.
Informasi yang dihimpun di lokasi, kecelakaan lalu lintas terjadi pada pukul 23.00.
Saat itu, Muhammad Nur Muksin, 38, warga Desa Tegalsari, Kepanjen mengendarai sepeda motor Honda Schoopy dengan nopol N 6219 EEB dari arah timur, Gondanglegi menuju Kepanjen.
Dia membonceng Aseptianto Hadiyuono, 37, asal Desa Talangagung.
Sesampai di Jalan Trunojoyo, Desa Sukosari, Muksin hendak menyalip kendaraan roda empat di depannya.
Setelah memperkirakan di depan tidak ada kendaraan, Muksin memacu kendaraannya dan mengambil jalur kanan untuk mendahului mobil di depannya.
Belum berhasil mendahului mobil, tiba-tiba ada kendaraan Mio dari arah berlawanan.
Kendaraan dengan nopol AG 3112 OAG tersebut dikemudikan oleh Agam Sukran, 28, warga Suka jaya, Pesawaran, Lampung.
”Yang di motor Mio tidak membawa penumpang,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin.
Karena jarak terlalu dekat, keduanya tidak sempat menghindar.
Honda Scoopy dan Mio serempetan, kemudian kedua pengendara terjatuh.
Asep yang dibonceng Muksin mengalami luka di robek di bagian kepala.
Sedangkan Muksin tidak terluka.
Kemudian Agam mengalami luka robek di kaki dan patah tulang bahu kanan.
Karena lukanya serius, Agam dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen.
Sedangkan Asep dibawa ke RSI Gondanglegi.
Atas kejadian tersebut, mantan KBO Satlantas Polres Malang itu meyakini bahwa ada kelalaian dari pengendara Honda Scoopy yang menyebabkan kecelakaan.
“Karena yang bersangkutan tidak memperhatikan keadaan lalu lintas dari arah berlawanan, terutama saat akan melakukan penyalipan kendaraan,” tandas dia. (biy/dan)
Editor : Aditya Novrian