KEPANJEN – Dua kecelakaan lalu lintas terjadi dalam sehari kemarin (20/5). Sekitar pukul 03.00 dini hari terjadi di Jalan Raya Jetis, Kecamatan Dau, enam jam kemudian terjadi kecelakaan di Jalan Raya Dr Cipto, Lawang.
Kecelakaan di Jalan Raya Jetis dialami Vinsensia Kresentia Iren, warga Kedungkandang, Kota Malang. Kemarin, dia dibonceng Dzakiyyah Dani Firmansyah, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dzakiyyah mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT dengan nopol N 5949 AAC dari Batu menuju Kota Malang.
”Pengemudi melaju dari arah barat ke arah timur dengan kecepatan sedang,” ujar Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), sepeda motor yang dikemudikan oleng. Diduga Dzakkiya tidak konsentrasi saat berkendara.
”Motor yang dikendarai oleng, sehingga tak biasa menguasai kendaraannya,” kata Samsul. Keduanya lantas terjadi. Visensia mengalami luka serius di bagian kepala sehingga meninggal di tempat.
Sedangkan Dzakiyyah mengalami luka-luka lecet akibat jatuh di aspal jalan. ”Kemungkinannya penumpang terbentur aspal jalan sehingga mengalami luka di kepala,” jelas Samsul. Jenazah Visensia dievakuasi ke Rumah Sakit Syaiful Anwar Kota Malang. Sedangkan Dzakiyyah dirawat di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RSUMM).
Kemudian sekitar pukul 09.30 kecelakaan terjadi di Jalan Raya Dr. Cipto, Lawang. Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor. Semula sepeda motor Honda Beat Nopol N 5539 EFF yang dikendarai Andre Yulian, warga Lawang melaju dari arah selatan ke utara. Sesampai di TKP Andre hendak berbelok ke kanan.
Dari arah yang bersamaan, Juan Septhian, warga Lawang mengendarai motor Honda CB 150 R Nopol N 3667 HS juga melintas. Juan kemudian menabrak Andre beserta motornya karena jarak yang terlalu dekat.
”Akibatnya terjadi tabrak samping,” jelas Samsul. Kecelakaan itu mengakibatkan luka-luka bagi dua pengendara. ”Pengendara Honda Beat mengalami luka di kepala dan dirawat di RS Lawang Medika,” terang Samsul. Sedangkan Juan mengalami luka di pergelangan tangan kiri dan kaki kanan dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Editor : A. Nugroho