Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Diguyur Hujan Semalaman, 20 Desa di Kecamatan Tanggulangin dan Candi Banjir

A. Nugroho • Rabu, 18 Juni 2025 | 18:31 WIB
BISA DILEWATI: Warga melintas di Jalan Kalitengah kemarin (17/6). Genangan terjadi akibat hujan yang mengguyur kawasan itu Senin (16/6) malam hingga dini hari kemarin (17/6).
BISA DILEWATI: Warga melintas di Jalan Kalitengah kemarin (17/6). Genangan terjadi akibat hujan yang mengguyur kawasan itu Senin (16/6) malam hingga dini hari kemarin (17/6).

SIDOARJO - Sebanyak 20 desa di Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi banjir kemarin (17/6). Sebelumnya terjadi hujan semalam di wilayah itu. Ada sekitar 800 rumah yang terdampak.

Di Desa Kalitengah, Tanggulangin, banjir merendam hampir seluruh pemukiman warga. ”Di sini semalaman hujan terus, dan buat sungai Ketapang meluap,” ujar salah satu warga Kalitengah Satria Nugrah.

Air bahkan masuk ke dalam rumahnya. Ketinggian air di rumah pria berusia 55 tahun itu mencapai empat sentimeter. ”Ini pertama kalinya sejak 25 tahun banjir parah lagi, dan sampai masuk ke rumah saya,” paparnya.

Titik lain yang terdampak banjir yaitu Desa Boro, Tanggulangin. Banjir setinggi 15 hingga 20 sentimeter merendam beberapa titik di pemukiman warga yang dekat dengan sungai. ”Di Boro yang terdampak seperti biasa, di perumahan Mutiara Citra Asri, RT 13, dan kampung bagian tengah dekat sungai,” ujar Sekretaris Desa Boro Fajar Mardianto.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Sidoarjo Sabino Mariano mengatakan, ketinggian banjir bervariasi di beberapa desa yang terdampak. Seperti di Ketapang, Boro, Ketegan, hingga Penatarsewu. Beberapa desa di Ngaban, Putat dan Penatarsewu sudah mengalami penurunan debit air. Namun desa lain seperti Kalidawir dan Banjarasri masih terpantau tergenang.

Sabino mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk penyedotan banjir di sejumlah titik. ”Ada sekitar 800 rumah yang terdampak. Kami masih menunggu volume air sungai berkurang, baru nanti akan ada penyedotan,” paparnya. (eza/uzi)

Editor : A. Nugroho
#tanggulangin #Banjir #kecamatan #Sidoarjo #BPBD