MALANG KOTA - Tembok pembatas lantai tiga Pasar Besar Malang (PBM) mendadak ambrol kemarin. Reruntuhan tembok dengan panjang satu meter itu menimpa seorang pedagang. Korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Saksi mata Handis Hariawan menuturkan, kejadian sekitar pukul 13.30. Sebelum kejadian, tidak ada tanda-tanda dari tembok tersebut. Handis hanya mendengar dentuman keras, ketika reruntuhan sudah mencapai dasar.
”Tembok yang roboh itu kemudian menimpa pedagang pisang di bawah," terang Handis. Korban adalah perempuan berusia 45 tahun yang sehari-hari dipanggil Umi, warga Kedungkandang.
Dia mengalami luka di kepala, kaki, serta tangan sebelah kiri, dampak dari tertimpa reruntuhan tembok. ”Tadi saya lihat ketika dibawa ke rumah sakit masih dalam keadaan sadar. Langsung dibawa sama petugas pasar," imbuhnya.
Handis menerangkan, sejauh ini belum diketahui pasti alasan tembok ambrol. Ada kemungkinan karena tembok ditumbuhi tanaman liar. Sehingga tak kuat menahan beban. ”Tidak ada tanda-tanda retakan atau mengkhawatirkan, langsung saja ambrol ini tadi," tuturnya (adk/adn)
Editor : A. Nugroho