Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kecelakaan di Jalibar: Ayah Patah Tulang, Anak Remaja Meninggal Dunia

Mahmudan • Selasa, 8 Juli 2025 | 16:16 WIB
LAKA LANTAS: Suandi, 54, warga Selopuro, Blitar menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan kemarin (7/7).
LAKA LANTAS: Suandi, 54, warga Selopuro, Blitar menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan kemarin (7/7).

KEPANJEN – Jalur Lingkar Barat (Jalibar) kembali memakan korban. Kemarin (7/7), korbannya adalah ayah dan anak asal Blitar, yakni Suandi, 54, dan Venika Yuliana Indah, 17. Sang anak, Venika meninggal di lokasi, sedangkan ayahnya, Suandi mengalami patah tulang sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Syamsul Khairudin menceritakan kronologi kecelakaan maut di Jalibar kemarin. Mulanya, Suandi mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja ZX25R nopol AG 3679 HM dari arah Malang menuju Blitar. Dia membonceng anaknya, Venika.

Dalam perjalanan, Suandi mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), ruas jalan berkelok. Diduga Suandi tidak menguasai medan jalan, sehingga laju kendaraannya oleng saat menikung. "Pengendara menabrak median jalan," kata Syamsul.

Setelah masuk ke media jalan, motor Suandi menabrak pohon di median jalan tersebut. Suandi terpental ke sisi kiri, sedangkan Venika terpental ke sisi kanan, tengah ruas jalan. Akibatnya, Suandi mengalami patah tulang kaki kiri, sementara Venika mengalami luka serius akibat benturan keras. "Keduanya kemudian di bawa ke RSUD Kanjuruhan, namun nyawa anaknya tidak terselamatkan," terangnya.

Dari olah TKP, pengendara memakai pakaian dan keamanan lengkap. Hanya saja pengemudi kaget karena jalan mulai berbelok dan tidak bisa mengurangi kecepatan kendaraannya . Tidak ditemukan faktor cuaca, maupun kondisi jalan.

Kini, Suandi masih menjalani perawatan, sedangkan jenazah Venika akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga juga akan dimintai keterangan tentang tujuan kedua korban bepergian ke Malang.

Syamsul mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati, khususnya sepeda motor yang memiliki kecepatan tinggi. "Keselamatan itu nomor satu. Banyak keluarga yang menunggu di rumah," pungkas Syamsul. (yad/dan)

Editor : A. Nugroho
#KEPANJEN #korban #RSUD Kanjuruhan #jalibar #kecelakaan