PONCOKUSUMO - Nasib Kosim, 55, sungguh malang. Warga Dusun Aran-Aran Desa Sumbereji, Kecamatan Poncokusumo tertimpa musibah kebakaran, Kamis lalu (31/7). Barang-barang di rumahnya hangus terbakar, tubuhnya juga mengalami luka bakar hingga 95 persen.
Camat Poncokusumo Didik Agus Mulyono menerangkan, Kosim sedang dirawat di Rumah Sakit (RS) Wajak Husada. Kosim mengalami luka bakar 95 persen. "Hampir seluruh badannya terkena luka bakar," kata Didik kemarin (1/8).
Informasi terakhir, Kosim sedang menjalani tindakan operasi kulit di rumah sakit tersebut. Didik akan memantau kondisi warganya tersebut. Termasuk memantau pasca-keluar dari rumah sakit.
Sementara itu, Kapolsek Poncokusumo AKP Teguh Iman Sugiharto menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terkait kebakaran rumah tersebut. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihaknya mendapati api berasal dari gas LPG yang bocor. "Itu dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi," kata Teguh.
Teguh menjelaskan, awalnya Kosim dan istrinya, Mariana memasak di dapur pukul 14.30. Kosim berada di depan kompor, sedangkan istrinya berada jauh darinya. Saat memasak, selang kompor Kosim diduga bocor.
Api kemudian menyambar gas dan mengarah kepada Kosim. Istri Kosim lantas membawa korban keluar rumah untuk diselamatkan. Setelah Kosim aman, Mariana ingin masuk kembali untuk menyelamatkan anak-anaknya.
Namun belum sempat masuk, api di dalam rumah cepat merembet ke ruang lainnya. Mariana meminta tolong warga untuk membantu memadamkan api. Beruntung juga anak-anak Mariana sudah keluar rumah.
Warga berusaha memadamkan api, namun api terlalu cepat melahap isi rumah. Terlebih api juga menjalar ke garasi dan membakar 4 kendaraan. Warga juga melaporkan kejadian tersebut kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang. Damkar langsung menyemprotkan air. Sekitar pukul 16.30 api berhasil dipadamkan.
Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil. Selain perabotan dan pakaian, ada satu unit mobil Daihatsu Terios, motor Kawasaki KLX, motor Honda Vario, dan motor Yamaha Jupiter hangus dilalap api. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 400 juta. (yad/dan)
Editor : A. Nugroho