Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sepekan, Tiga Nyawa Melayang di Jalan Kabupaten Malang

Aditya Novrian • Senin, 15 September 2025 | 18:23 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

TUREN – Dalam sepekan terakhir, tiga kecelakaan maut terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang mencatat, tiga orang tewas dalam rentetan peristiwa tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab.

Kecelakaan terbaru terjadi di Jalan Raya Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Jumat (12/9). Sebuah sepeda motor Honda Beat nopol N 4039 UT yang dikendarai Luluk Rohatin, 38, berboncengan dengan anaknya, Moh Angga Saputra, 8, terserempet truk gandeng Mitsubishi Fuso nopol N 9208 UH.

Nahas, ibu dan anak asal Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, itu meninggal di lokasi kejadian. ”Truk bermaksud mendahului motor Beat. Namun haluannya kurang ke kanan sehingga mengenai korban,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Samsul Khoirudin.

Polisi kini memeriksa intensif sopir truk, Bedri, 53, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak. Peristiwa ini menjadi kecelakaan ketiga yang ditangani Satlantas dalam sepekan.

Dua hari sebelumnya, Rabu (10/9), kecelakaan maut terjadi di depan Perumahan Karanglo Indah, Jalan Perusahaan, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari. Pengendara Honda Vario AG 3677 RCK, Muhammad Mufrichin Putra, 26, tewas setelah ditabrak truk pengangkut gas LPG Mitsubishi Canter nopol N 8971 UK. Truk tersebut dikemudikan Slamet Riadi, 49, warga Desa Pagentan, Kecamatan Singosari.

Sepekan itu dibuka dengan kecelakaan di Jalan Raya Watudakon, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Senin petang (8/9). Dua sepeda motor, Suzuki Smash nopol N 3362 AY yang dikendarai Achmad Dwi Farisa, 19, berboncengan dengan Ardi Agustiar Putra Pratama, 22, bertabrakan dengan Honda ADV nopol N 3708 ADH milik Muhammad Usman Hadi Alamudi, 19, warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun.

Menurut Samsul, tabrakan itu dipicu pengendara ADV yang gagal menyalip kendaraan lain. ”Haluannya terlalu ke kanan, sehingga motor Smash dari arah berlawanan tidak bisa menghindar,” jelasnya.

Polisi memastikan ketiga kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Selain mencari penyebab, upaya mediasi antara pihak terlibat juga tengah dilakukan. ”Kami dalami siapa yang benar-benar bersalah. Jika memungkinkan, diupayakan perdamaian,” pungkas Samsul. (biy/adn)

 

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : A. Nugroho
#Polres Malang #Kabupaten Malang #kecelakaan