KARANGPLOSO - Korban musibah angin kencang di Kecamatan Karangploso, 7 Oktober lalu, mendapat perhatian pemkab. Lewat BPBD Kabupaten Malang, korban mendapat bantuan. Total ada 424 bantuan yang disampaikan sampai Rabu sore (8/10).
Seperti diberitakan, dalam musibah hari Selasa tersebut, 16 rumah, tiga tempat usaha dan dua fasilitas umum (fasum) berupa TPA dan Masjid di Desa Kepuharjo dan Tawangargo, Kecamatan Karangploso dinyatakan rusak. Rinciannya, dua rumah rusak di Desa Kepuharjo.
Di Desa Tawangargo ada 12 rumah yang mengalami kerusakan sedang. Selanjutnya ada dua rumah rusak ringan. Dua fasum dan tiga warung juga mengalami kerusakan.Semuanya diakibatkan hujan deras disertai angin kencang mulai pukul 14.00 sampai 17.00.
”Kerusakannya paling banyak di atap rumah dan kandang warga. Yang masjid, atap kubahnya jatuh,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan kemarin (9/10). Total kerugian materi berdasar perhitungan tim BPBD mencapai Rp 119,5 juta.
BPBD baru memberikan bantuan pada 8 Oktober 2025 sekitar pukul 17.00. Total, ada 424 bantuan berupa paket sembako, terpal, hygen kit, dan lauk pauk dalam bentuk kaleng. Total 104 bantuan disalurkan ke Desa Kepuharjo. Sementara 320 bantuan lainnya disampaikan di Desa Tawangargo.
”Paket sembako kami bagi menjadi 16 paket, 32 lembar terpal, 16 hygen kit, 168 kaleng lauk pauk, dan 192 paket tambahan gizi,” ucap Sadono. Untuk kerusakan di rumah dan tempat usaha, belum diketahui apakah mendapat bantuan atau tidak. ”Masih koordinasi terus dengan Pemdes, Kecamatan, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” tandas dia. (biy/by)
Editor : A. Nugroho