Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Empat Wisatawan Asal Surabaya Terseret Ombak Pantai Modangan, Dua Orang Hilang, Sisanya Selamat dan Meninggal

Aditya Novrian • Senin, 13 Oktober 2025 | 17:03 WIB
MAKAN KORBAN: Petugas gabungan mengevakuasi satu wisatawan yang meninggal akibat terseret ombak Pantai Modangan kemarin.
MAKAN KORBAN: Petugas gabungan mengevakuasi satu wisatawan yang meninggal akibat terseret ombak Pantai Modangan kemarin.

DONOMULYO – Laut selatan kembali memakan korban. Ombak besar di Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, menyeret empat wisatawan asal Surabaya, kemarin pagi (12/10). Satu ditemukan tewas, satu selamat, dan dua lainnya masih hilang hingga berita ini ditulis.

Keempat korban itu ialah Rinaldi Hidayat (23), Rafi Naoufal (26), Muhammad Mahin (18), dan Muhammad Zulfikar Maulana (23). Mereka semua warga Jalan Botoh Putih, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya. Dari empat orang tersebut, Rinaldi ditemukan meninggal dunia, Rafi dan Mahin masih dicari, sedangkan Zulfikar berhasil diselamatkan.

Menurut Kapolsek Donomulyo AKP Gunawan Marsudi, rombongan korban datang ke Pantai Modangan sekitar pukul 04.00. Mereka merupakan bagian dari 26 anggota Karang Taruna Simolawang yang berlibur setelah menjadi panitia perayaan HUT ke-80 RI. ”Setelah tiba, mereka mendirikan tenda dan sebagian bermain di tepi pantai,” ujar Gunawan.

Sekitar pukul 08.00, sebanyak 12 orang dari rombongan itu berenang ke laut. Petugas pantai sempat memperingatkan agar mereka tidak berenang karena ombak tinggi, tetapi imbauan tersebut diabaikan. Dua puluh menit kemudian, tiga orang terseret arus, dan satu orang lain yang mencoba menolong ikut terseret.

Beruntung, seorang nelayan yang sedang melintas berhasil menolong Zulfikar. Ia langsung dibawa ke Puskesmas Donomulyo untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, tiga rekannya dinyatakan hilang.

Pencarian kemudian dilakukan oleh petugas gabungan dari Polsek Donomulyo, TNI, Basarnas, serta nelayan setempat. Sekitar pukul 10.00, Rinaldi ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, terjepit di antara karang di tepi pantai.

”Kami bersama nelayan sudah menurunkan tujuh perahu untuk menyisir area laut,” ujar Kepala Desa Sumberoto Budi Utomo.

Hingga kemarin sore, dua korban lainnya, Rafi dan Mahin, masih belum ditemukan. Upaya pencarian dilanjutkan pagi ini dengan memperluas area hingga beberapa mil dari bibir pantai. (biy/adn)

 

Editor : A. Nugroho
#meninggal #wisatawan #laut selatan #hilang #pantai modangan