Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tercebur ke Sumur Sedalam 11 Meter di Pakis, Korban Selamat usai 2 Jam Evakuasi

Bayu Mulya Putra • Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:09 WIB
VERTICAL RESCUE: Tim dari Damkar Kabupaten Malang diterjunkan ke lokasi jatuhnya seorang pria ke dalam sumur di Desa Tirtomoyo, Pakis, Senin malam (13/10).
VERTICAL RESCUE: Tim dari Damkar Kabupaten Malang diterjunkan ke lokasi jatuhnya seorang pria ke dalam sumur di Desa Tirtomoyo, Pakis, Senin malam (13/10).

PAKIS – Karena kurang penerangan, seorang pria terperosok ke dalam sumur di salah satu rumah di Perumahan Tirto Indah, Dusun Kanigoro, Desa Tirtomoyo, Pakis, Senin malam (13/10). Beruntung, korban bernama Faizal Riza, 38, masih selamat. Namun, dia mengalami patah tulang kaki.

Kapolsek Pakis AKP Suyanto menjelaskan, korban datang dari rumahnya di Jalan Teluk Bayur, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada pukul 19.00. ”Saat itu korban datang ke rumah tersebut bersama temannya, Muchammad Ali Mashuri, 26. Tujuannya untuk ambil tangga di rumah yang masih dalam pembangunan itu,” terang dia, kemarin (14/10).

Keduanya membutuhkan pinjaman tangga itu untuk memasang banner usaha makanan milik korban di sebuah pujasera di dekat lokasi kejadian. Di lokasi itu memang minim penerangan. Korban pun tak tahu bahwa di sana ada tiga lubang yang hanya tertutup kayu.

Akhirnya, pada 19.45, ketika sedang mencari benda yang dibutuhkan, korban menginjak salah satu penutup lubang dan terperosok ke dalam sumur dengan kedalaman sekitar 11 meter. Ali yang mendapati temannya jatuh langsung mencari bantuan. Masyarakat, beserta relawan ambulans mendatangi lokasi tersebut. Harus dilakukan vertical rescue untuk menjangkau korban

Tim Damkar Kabupaten Malang pun dipanggil ke lokasi. Dalam proses penyelamatan tersebut, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto menyebut bahwa pihaknya memakai teknik hauling.

”Teknik itu menggunakan sistem katrol (pulley system) untuk membuat beban korban terasa lebih ringan sehingga lebih mudah ditarik ke atas,” terang dia.

Setelah melakukan evakuasi dengan hati-hati, pada pukul 22.30 tim berhasil mengevakuasi korban. Petugas mendapati kedua kaki korban tidak bisa digerakkan.

”Korban mengalami patah tulang pada kedua kakinya, pas di persendian di atas mata kaki. Kakinya melipat sampai 90 derajat lebih karena patah itu,” ujar Sigit. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#Sumur #patah tulang kaki #Terperosok #pria