MALANG KOTA – Suasana car free day (CFD) di Jalan Ijen, Kecamatan Klojen, sempat tegang pada Minggu pagi (2/11). Dua orang yakni seorang pemuda dan ibu-ibu diamankan warga bersama petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.
Mereka diamankan karena diduga melakukan pencopetan. Namun hingga siang hari, keduanya belum ditangani pihak kepolisian. Saksi Rully Suprayugo menuturkan, insiden terjadi saat senam pagi berlangsung.
"Seorang ibu tiba-tiba disergap lelaki berbaju hitam. Jilbabnya sampai terlepas. Pelaku mengeklaim memiliki KTP dan ponsel sebagai bukti kejahatan ibu itu,” kata Rully.
Menurutnya, ibu-ibu itu dibantu seorang pemuda dan keduanya kemudian diamankan di pos keamanan Museum Brawijaya.
Polsek Klojen datang ke lokasi pukul 09.00, setengah jam setelah terduga copet diamankan. Namun saat polisi tiba, keduanya sudah tidak berada di TKP.
Kapolsek Klojen Kompol Moch. Budiarto menyebut petugas keamanan sebelumnya ingin menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
"Tidak ada barang bukti pada terduga copet. Permasalahan sempat diselesaikan sendiri,” ujarnya.
Meski begitu, korban, mahasiswi berinisial MK, tetap melapor ke Polsek Klojen karena kehilangan ponsel merek Samsung tipe A26. Mahasiswa berusia 19 tahun asal Nganjuk itu kini belum mendapatkan kembali barangnya.
Budiarto mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap barang berharga, terutama di tempat umum yang ramai pengunjung. Pihak kepolisian akan memperketat pengawasan dengan menambah personel di lokasi CFD. (aff)
Editor : Aditya Novrian