KABUPATEN - Warga Dusun Lebaksari, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading masih terus berusaha mencari keberadaan dua tetangga mereka. Yaitu Rika Julia Safitri (27) dan Aldafiatul Riska Salima (6) yang masih hilang hingga kemarin (2/11). Ibu dan anak itu terbawa arus setelah sebelumnya terjebak banjir di tengah jalan Desa Lebakharjo.
Sejak Sabtu (1/11) pukul 19.00 WIB, terjadi banjir di Desa Lebakharjo. Total ada 82 orang dewasa, 10 anak-anak, serta 8 lansia yang terdampak. Pemicunya hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak sore hari dan meluapnya sungai Kedung Ondo yang berada di dekat permukiman warga.
Malam itu banjir sudah menyentuh lutut orang dewasa. Bahkan di beberapa titik sudah melebihi setengah meter. Sekitar pukul 21.40 WIB, Tegus Srianto bersama istri dan anaknya mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumah. Ketiganya naik satu sepeda motor dari Desa Tegalrejo menuju Desa Lebakharjo.
”Saat terjebak banjir di tengah jembatan sungai Glidik, mereka memutuskan putar balik,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan. Posisi arus banjir saat itu semakin deras, ketiganya bergandengan tangan untuk menyelamatkan diri. Namun nahas genggaman Tegus terlepas dari istri dan anaknya.
Hingga kini warga dan petugas masih mencari keberadaan dua korban. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran sungai Glidik hingga kawasan muara. Upaya pencarian diperlebar hingga Desa Tegalrejo, Kabupaten Lumajang.
”Kemarin pagi tim berhasil menemukan sepeda motor korban yang hanyut, jaraknya dua kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar. Pencarian terus diperlebar hingga ke laut selatan. Untuk sementara, masyarakat diimbau berhati-hati saat melintasi jembatan atau bepergian terutama saat curah hujan tinggi disertai angin kencang.
Bambang juga mengingatkan potensi banjir susulan. Sebab posisi sungai sejajar dengan permukiman penduduk. Topografi wilayah Lebakharjo yang rendah juga memicu air cepat meluap ke jalan dan rumah warga ketika hujan deras melanda. (aff/gp)
Editor : A. Nugroho